- Bapenda Cianjur Perkuat Evaluasi PAD demi Pembangunan yang Lebih Maju
- Bupati dan BAZNAS Cianjur Hadir Cepat, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Kebakaran di Cilaku
- Disdikpora Cianjur Membangun SD Negeri Hegarsari lewat Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026
- Bapperida Cianjur Perkuat Bukti Dukung Inovasi demi Reformasi Birokrasi yang Lebih Baik
- Provinsi Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah Sampai ke Desa
- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
Presiden Prabowo Dorong Persatuan Pengusaha untuk Kemakmuran Bangsa

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan dalam acara "Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia" yang digelar di Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, pada Kamis, 16 Januari 2025. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Pinusnews.id - Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan dalam acara “Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia” yang digelar di Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, pada Kamis, 16 Januari 2025. Pengarahan tersebut dilaksanakan usai pengukuhan Anindya Novyan Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia masa bakti 2024-2029 dan M. Arsjad Rasjid P.M. sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia periode yang sama.
Dalam pengarahannya, Presiden Prabowo mengapresiasi Kadin atas suksesnya pelaksanaan musyawarah yang menekankan pentingnya persatuan di tengah dinamika global yang penuh tantangan. Kepala Negara menekankan bahwa persatuan menjadi kebutuhan mendesak bagi Indonesia untuk menghadapi persaingan geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi dunia.
“Berkali-kali dimana-mana saya mengatakan di tengah dinamika geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi dunia persaingan makin keras antara blok-blok ekonomi, antara kekuatan-kekuatan besar dalam persaingan yang keras itu, makin diperlukan kehati-hatian oleh semua unsur bangsa-bangsa, terutama bangsa-bangsa seperti Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Baca Lainnya :
- Begini Nasib Pedagang Keliling Cemilan di Masa Pandemi Covid-19
- Miris, Jalan Penghubung Beberapa Desa di Naringgul Ibarat Kubangan Kerbau
- Polisi Amankan Empat Pemuda Pemalak Santri
- Pemotor Meninggal Tertimbun Longsor, Jalan Sukanagara-Pagelaran Tertutup
- Karena tak Pakai Masker, Puluhan Warga Cugenang Terjaring Razia
Presiden Prabowo juga menyerukan pentingnya kolaborasi dan persatuan di antara pengusaha Indonesia dalam upaya mendorong kemakmuran bangsa. “Persaingan itu bagus, tapi bukan untuk saling mematikan. Mari kita bersaing bersama menuju kemakmuran rakyat. Rakyat butuh kemakmuran, dan itu dipimpin oleh para pengusaha,” kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berintegritas sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Lebih lanjut, Presiden mengajak para pengusaha untuk mendukung agenda besar pemerintah, termasuk mempercepat investasi dan mendorong inovasi di berbagai sektor.
“Kita butuh Kadin yang dinamis, pengusaha-pengusaha yang berani, inovatif, kerja sama, Indonesia incoperated,” ucap Presiden.
Presiden Prabowo pun menegaskan bahwa seluruh kebijakan pemerintahannya didedikasikan untuk kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia. Presiden dan jajarannya berkomitmen untuk melaksanakan seluruh kebijakan dengan sebaik-baiknya.
“Tidak ada kepentingan lain, tidak ada orientasi lain, dan karena itu untuk kepentingan bangsa, kepentingan negara, kepentingan rakyat, kita tidak ragu-ragu, kita akan laksanakan dengan segenap kekuatan dan daya yang ada di kita,” pungkas Presiden.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam acara tersebut adalah Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia Rosan Roeslani dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Selain itu, turut hadir pula sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Ketua Umum Kadin Indonesia masa bakti 2024-2029 Anindya Novyan Bakrie, dan Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia periode 2024-2029 M. Arsjad Rasjid P.M. (tim-dens).











