- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
- Dari Apel Pagi ke Aksi Nyata: Disperkim Cianjur Tunjukkan Wajah Kemanusiaan
- DPMPTSP Cianjur Hadirkan Layanan Pendidikan, Percepat Izin Operasional Sekolah
- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
Perhutani Cianjur Lakukan Penanaman Pohon Bersama Stakeholder di Kuta Tanggeuhan

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur melaksanakan kegiatan penanaman pohon bersama di kawasan Situs Kuta Tanggeuhan, tepatnya di sekitar petak 1 dan 2c Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Puncak, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cianjur, pada Jumat 20 Juni 2025. Dalam kegiatan tersebut ditanam sebanyak 400 pohon yang terdiri dari jenis Damar, Rasamala, Pinus, dan Puspa.
Kegiatan ini dihadiri oleh Administratur KPH Cianjur Ade Sugiharto, Wakil Administratur Ejang Sukiman beserta jajaran, Kasi PPB Hery Rochmatul Fitri, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana, Kepala Balai Situs Budaya Provinsi Jawa Barat, Kepala Departemen Perencanaan Divre Janten Lucia Novitasari, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Camat Cipanas, Kepala Desa Batu Lawang, serta LMDH Giri Langgeng.
Administratur KPH Cianjur, Ade Sugiharto menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak dalam kegiatan penanaman pohon ini, serta menyatakan komitmen Perhutani untuk melaksanakan arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam upaya pemulihan lingkungan dan pengkayaan tegakan.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Nilai Profesional, PWI Cianjur Gelar UKW 2020,Â
- Kerugian Rp10 Juta, Warung di Sidangbarang Cianjur Diamuk Api
- Laka Tunggal, Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Jurang di Naringgul
- Gegerkan Warga, Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Cikondang Cibeber Cianjur
- BPBD Cianjur : Tebing Pasir atau Hutan Rawan Longsor di Cianjur, Sudah Terakomodir 2021
“Dari kegiatan ini kita dapat melihat pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan situs budaya Kuta Tanggeuhan serta menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, dalam sambutannya mengatakan bahwa penanaman pohon ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan pelestarian lingkungan, khususnya terhadap Situs Kuta Tanggeuhan yang akan dikaji lebih lanjut oleh Balai Situs Budaya dan tim arkeolog. Jika keberadaan situs tersebut terbukti, maka akan ditetapkan sebagai situs budaya yang potensial menjadi destinasi wisata religi, edukasi, dan alam.
“Perlu sinergi dan penguatan berbagai elemen, termasuk masyarakat, untuk menciptakan kawasan yang aman, nyaman, bersih, dan lestari,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan dukungannya terhadap pelestarian kawasan hutan dan budaya, serta berkomitmen untuk membantu penyediaan bibit tanaman guna mendukung pengkayaan tanaman di kawasan tersebut.
“Semoga keberadaan situs ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat Cianjur sebagai bagian dari peradaban masa lalu, serta membawa dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Kom-PHT/Cjr/HN-dens).











