- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
- Dari Apel Pagi ke Aksi Nyata: Disperkim Cianjur Tunjukkan Wajah Kemanusiaan
- DPMPTSP Cianjur Hadirkan Layanan Pendidikan, Percepat Izin Operasional Sekolah
- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
Dari Apel Pagi ke Aksi Nyata: Disperkim Cianjur Tunjukkan Wajah Kemanusiaan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Dedi Supriadi, saat melaksanakan apel pagi serta aksi donasi untuk NTT dan mendukung Gerakan Pencegahan Stunting Cianjur.
Pinusnews.id - Belum lama ini, suasana apel pagi di lingkungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Cianjur berubah menjadi momen penuh makna. Di bawah pimpinan langsung Kepala Dinas, Dedi Supriadi, seluruh jajaran tidak hanya menyanyikan lagu kebangsaan dan mendengarkan arahan, tetapi juga ikut serta dalam aksi donasi kemanusiaan.
Dua tujuan utama digalang untuk meringankan beban korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mendukung Gerakan Pencegahan Stunting di Cianjur. Upaya ini menunjukkan bahwa birokrasi pun bisa hadir dengan wajah empati, bukan sekadar rutinitas administratif.
Dedi Supriadi menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap saudara-saudara yang tengah tertimpa musibah.
Baca Lainnya :
- Mantaap, Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN 2021
- Aneh, Soal BPNT Warga Dapat Ayam Hidup Bukan Daging Ayam
- Pekerja Pembangunan Gedung Setda Cianjur Bagai "Superman"
- Cekcok Soal Batas Tanah, Asep Babak-Belur Dihajar TetangganyaÂ
- Odang Rohmat, Pengusaha Gula Semut Naringgul, Rekrut 8 Pekerja Akibat Terdampak Covid-19Â
“Semoga keikutsertaan Disperkim Cianjur dalam membantu saudara terdampak musibah di NTT meringankan beban mereka, dan donasi untuk gerakan pencegahan stunting,” tuturnya dalam sambutan singkat namun penuh harap.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Dalam konteks Indonesia yang kerap dilanda bencana, gerakan seperti ini menjadi pengingat bahwa solidaritas adalah modal sosial yang tak ternilai.
Tak hanya soal bencana, isu stunting pun mendapat perhatian serius. Dedi menekankan bahwa pencegahan stunting harus menjadi prioritas bersama agar Cianjur bisa mencapai target “Zero Stunting”. Ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menargetkan tidak ada lagi kasus stunting baru di masa depan.
Dengan melibatkan aparatur sipil negara di tingkat dinas, pesan tersebut tidak hanya jadi slogan, tetapi diterjemahkan dalam aksi kolektif yang melibatkan banyak pihak, sebagai contohnya adalah sikap tanggap Disperkim Cianjur terhadap masalah kemanusiaan.
Melalui aksi ini, Disperkim Cianjur tidak hanya menjalankan tugas teknis perumahan dan permukiman, tetapi juga menunjukkan peran kemanusiaan yang lebih luas. Mereka membuktikan bahwa birokrasi bisa menjadi motor penggerak empati sosial, menginspirasi instansi lain untuk melakukan hal serupa.
Dalam dunia yang sering diwarnai berita bencana dan krisis, langkah kecil seperti donasi dari apel pagi bisa menjadi cahaya harapan bahwa di tengah keterbatasan, manusia tetap mampu berbagi. (dens).










