- Dirut Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Air Bersih Bagi Masyarakat
- Ruhli Solehudin: Revitalisasi Pendidikan Cianjur, Transparansi dan Komitmen Masa Depan Cerah Siswa
- Panggilan Ketua Masjid Agung Cianjur: Jaga Persatuan Umat dari Ancaman Provokasi
- Hadiri Peringatan Hari Buruh, Presiden Prabowo Tegaskan Keberpihakan Negara pada Pekerja
- Cepi R Fadiana: Perkim Cianjur Dirikan Bangunan Hunian Layak: Rp1,8 Miliar untuk 63 Rumah Baru di 20
- Eri Rihandiar: Antisipasi Kemarau Panjang, Dinas PUTR Cianjur Benahi Irigasi dan Pola Tanam Adaptif
- Sinergi Pendidikan: STAI Al-Ittihad dan Pemerintah Cianjur Bangun Kolaborasi Strategis
- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
Pemda Diam Saja Meski Sekolah Dasar Negeri Cikaratok di Cianjur Rusak Parah

Keterangan Gambar : Keadaan SDN Cikaratok yang tampak mengenaskan.
Pinusnews.id - Satu kelas di SD Negeri Cikaratok, Desa Kubang, Kecamatan Sukaresmi rusak parah dan butuh perbaikan.
Selain itu, disamping kekurangan sarana dan prasarana, kondisi lantai masih belum menggunakan keramik.
Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri Cikaratok Suparman menyebutkan kelas yang rusak adalah kelas IV dan sudah rusak sejak sejak pertengahan 2021. Hingga akhirnya di 2022 terpaksa tidak digunakan kegiatan belajar mengajar(KBM) karena sudah tak layak.
Baca Lainnya :
- Kepala Dinkes Cianjur: Penyebaran DBD Berbanding Lurus dengan Tingkat Kepadatan Penduduk
- Kepala DLH Cianjur Berikan Kado Ulang Tahun Kepada Petugas Kebersihan
- Emus Hilang Tak Tentu Rimbanya, Kini Masih Terus Dicari
- HARSIARDA 2024, Herman Suryatman Dorong Lembaga Penyiaran Tingkatkan Literasi Warga Jabar
- Tim TPK Kabupaten Cianjur Akhiri Capaian 100 Persen Verval KRS
"Atas permintaan para orang tua murid menginginkan masuk pagi maka KBM kelas IV ditempatkan di ruangan perpustakaan," ujar Suparman, pada Selasa, 4 Juni 2024.
Menurut dia, sekolah yang dipimpinnya memiliki 6 kelas, 1 kantor, dan 1 ruang perpustakaan. Setelah satu kelas rusak, kini ruang itu pun dikosongkan dan digunakan sebagai gudang.
Rusaknya ruang kelas itu, membuat warga tak berminat menyekolahkan anaknya ke SD Negeri Cikaratok. Pasalnya, terdapat beberapa sekolah swasta yang ada di wilayah sekitarnya.
"Jadi kita harus bersaing dengan sekolah swasta. Saat ini jumlah murid saat ini dari kelas 1 sampai kelas VI sebanyak 270 anak. Sedangkan kelulusan murid tahun ajaran 2023-2024 berjumlah 38 orang," katanya. (tim).











