- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
- KDM: Cegah Kebakaran Lahan dan Hutan, Gunung Ditutup Sementara untuk Pendakian
- Kekurangan Guru Cianjur: Saat Pendidikan Harus Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan
- DPMD Cianjur Soal Pilkades Digital: Dorong Demokrasi Desa yang Mudah dan Transparan
- DPRD Cianjur Perkuat Agenda Kerja untuk Dorong Kemajuan Masyarakat
- Bapenda Cianjur dan Strategi Pepeling: Permudah Pembayaran, Genjot Pendapatan
Orientasi PPPK Cianjur: Fondasi Profesionalisme ASN untuk Pelayanan Publik Berkualitas

Keterangan Gambar : Sekda Cianjur, Ahmad Rifa'i Azhari, didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Cianjur, Akos Koswara, dalam acara Orientasi PPPK Pemkab Cianjur, di Hotel Bukit Raya, Cipanas, Senin, 4 Mei 2026.
Pinusnews.id - Pada Senin, 4 Mei 2026, Ruang Konferensi Gunung Gede Hotel Bukit Indah di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, digelar kegiatan penting yakni Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Cianjur, Ahmad Rifa'i Azhari, didampingi Kepala BKPSDM Cianjur, Akos Koswara, hadir mewakili Bupati Cianjur untuk membuka acara tersebut. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan langkah strategis dalam memperkuat aparatur sipil negara (ASN) di tengah tuntutan reformasi birokrasi nasional.
Dalam sambutan yang disampaikannya, Sekda Ahmad Rifa'i Azhari menyatakan apresiasi mendalam atas terselenggaranya orientasi ini. "Orientasi PPPK merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membentuk aparatur pemerintah yang profesional, berintegritas, serta memiliki komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya, mewakili visi Bupati Cianjur.
Baca Lainnya :
- Mobil Angkutan Umum Tertimpa Pohon, 2 Sopir Dilarikan ke Rumah SakitÂ
- Babak Baru, Usai Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Warga, satu Pelaku Kabur
- Bupati Herman Suherman : Cianjur Harus Steril dari Covid-19
- Dipancing dengan Perempuan, Tertangkaplah Komplotan Pencuri Domba
- Sekolah Buka Pada Masa Pandemi Covid-19, Bisa Kena Sanksi Berat
Pernyataan Sekda Cianjur tersebut sekaligus menegaskan bahwa PPPK bukan hanya pengisi kuota, tapi pondasi utama untuk membangun birokrasi yang tanggap dan efektif.
Kegiatan orientasi dirancang agar peserta benar-benar meresapi nilai-nilai dasar ASN sebagai pelayan publik. Mereka diajak memahami tugas dan fungsi inti, mulai dari etos kerja disiplin hingga sikap jujur dan bertanggung jawab. Di era digital saat ini, di mana masyarakat menuntut layanan cepat dan transparan, pemahaman ini menjadi kunci untuk menghindari praktik birokrasi kaku yang sering dikeluhkan. Cianjur, dengan potensi pariwisata dan pertaniannya, sangat membutuhkan ASN yang siap beradaptasi.
Lebih dari itu, orientasi ini menekankan pembangunan semangat kebersamaan dan loyalitas. Peserta didorong untuk menumbuhkan dedikasi dalam mendukung program pemerintahan dan pembangunan daerah. Bayangkan sebuah tim ASN yang solid, seperti roda gigi yang saling menggerakkan—itulah yang diharapkan lahir dari kegiatan ini, sehingga Cianjur bisa melangkah lebih cepat menuju kesejahteraan warganya.
Pemerintah Kabupaten Cianjur menunjukkan komitmen kuat dengan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur. Fokus pada profesionalisme, akuntabilitas, dan orientasi pelayanan publik bukan janji kosong, melainkan aksi nyata. Hal ini sejalan dengan agenda nasional untuk mereformasi birokrasi, di mana PPPK berperan sebagai katalisator perubahan.
Orientasi PPPK di Cianjur menjadi momentum harapan. Dengan ASN yang profesional dan berdedikasi, Kabupaten Cianjur siap mewujudkan tata kelola pemerintahan yang prima, demi masyarakat yang lebih sejahtera. Ke depan, kesuksesan ini bergantung pada konsistensi implementasi di lapangan. (dens).











