- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
Mulanya Histeris, Puluhan Karyawan Pabrik Boneka di Cianjur Kesurupan

Keterangan Gambar : Salah seorang pegawai pabrik boneka yang histeris kesurupan.
Pinusnews.id -Puluhan karyawan pabrik boneka di Jalan Raya Bandung, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur alami kesurupan, Kamis (22/2/2024).
Kesurupan massal itu terjadi dua kali pada pukul 08.00 dan pukul 09.00 WIB. Atas kejadian tersebut para karyawan lainnya yang tidak mengalami kesurupan terpaksa dibubarkan.
Salah satu karyawan pabrik boneka RS (22) mengatakan, kesurupan masal itu terjadi di dua ruangan yaitu ruangan P1 dan P 2.
Baca Lainnya :
- Bey Machmudin: Momentum Menyamakan Visi Membangun Jawa Barat
- 2,2 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Penglihatan, Kongres APAO ke-39 Diharapkan Lahirkan Solusi
- Disdukcapil Cianjur Berikan Akte Kematian Beni Karyanto PKD yang Meninggal TPS di Cibeber
- Temuan Kasus Tuberkulosis Jabar Selalu 100 Persen dalam Dua Tahun Terakhir
- Empati Mensos Risma untuk Anak Penjual Keripik
"Puluhan karyawan mengalami kesurupan massal, awalnya di ruangan P1 dan P2 situasinya histeris banyaklah tidak ke hitung," tuturnya saat dihubungi, Kamis (22/2/2024).
Menurutnya, pihak management pabrik saat kejadian langsung membubarkan karyawan lainnya untuk pulang karena situasi semakin kacau dan dikhawatirkan bertambah banyak karyawan lain yang kesurupan.
"Semuanya langsung dibubarkan para karyawan karena ditakutkan kesurupan semakin banyak, bahkan ada yang kesurupan meskipun sudah sudah pulang dan sampai di kostan dekat pabrik," katanya.
Karyawan lainnya N (26) karyawan lainnya mengungkapkan, pihak management pabrik mendatangkan para ustad untuk membantu mengobati para karyawan yang kesurupan.
"Iya dibantu juga oleh para ustad, ada juga petugas disini untuk bisa menyadarkan kembali yang kesurupan," ungkapnya. (tim).











