- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Mulanya Histeris, Puluhan Karyawan Pabrik Boneka di Cianjur Kesurupan

Keterangan Gambar : Salah seorang pegawai pabrik boneka yang histeris kesurupan.
Pinusnews.id -Puluhan karyawan pabrik boneka di Jalan Raya Bandung, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur alami kesurupan, Kamis (22/2/2024).
Kesurupan massal itu terjadi dua kali pada pukul 08.00 dan pukul 09.00 WIB. Atas kejadian tersebut para karyawan lainnya yang tidak mengalami kesurupan terpaksa dibubarkan.
Salah satu karyawan pabrik boneka RS (22) mengatakan, kesurupan masal itu terjadi di dua ruangan yaitu ruangan P1 dan P 2.
Baca Lainnya :
- Bey Machmudin: Momentum Menyamakan Visi Membangun Jawa Barat
- 2,2 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Penglihatan, Kongres APAO ke-39 Diharapkan Lahirkan Solusi
- Disdukcapil Cianjur Berikan Akte Kematian Beni Karyanto PKD yang Meninggal TPS di Cibeber
- Temuan Kasus Tuberkulosis Jabar Selalu 100 Persen dalam Dua Tahun Terakhir
- Empati Mensos Risma untuk Anak Penjual Keripik
"Puluhan karyawan mengalami kesurupan massal, awalnya di ruangan P1 dan P2 situasinya histeris banyaklah tidak ke hitung," tuturnya saat dihubungi, Kamis (22/2/2024).
Menurutnya, pihak management pabrik saat kejadian langsung membubarkan karyawan lainnya untuk pulang karena situasi semakin kacau dan dikhawatirkan bertambah banyak karyawan lain yang kesurupan.
"Semuanya langsung dibubarkan para karyawan karena ditakutkan kesurupan semakin banyak, bahkan ada yang kesurupan meskipun sudah sudah pulang dan sampai di kostan dekat pabrik," katanya.
Karyawan lainnya N (26) karyawan lainnya mengungkapkan, pihak management pabrik mendatangkan para ustad untuk membantu mengobati para karyawan yang kesurupan.
"Iya dibantu juga oleh para ustad, ada juga petugas disini untuk bisa menyadarkan kembali yang kesurupan," ungkapnya. (tim).











