- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
Mulanya Histeris, Puluhan Karyawan Pabrik Boneka di Cianjur Kesurupan

Keterangan Gambar : Salah seorang pegawai pabrik boneka yang histeris kesurupan.
Pinusnews.id -Puluhan karyawan pabrik boneka di Jalan Raya Bandung, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur alami kesurupan, Kamis (22/2/2024).
Kesurupan massal itu terjadi dua kali pada pukul 08.00 dan pukul 09.00 WIB. Atas kejadian tersebut para karyawan lainnya yang tidak mengalami kesurupan terpaksa dibubarkan.
Salah satu karyawan pabrik boneka RS (22) mengatakan, kesurupan masal itu terjadi di dua ruangan yaitu ruangan P1 dan P 2.
Baca Lainnya :
- Bey Machmudin: Momentum Menyamakan Visi Membangun Jawa Barat
- 2,2 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Penglihatan, Kongres APAO ke-39 Diharapkan Lahirkan Solusi
- Disdukcapil Cianjur Berikan Akte Kematian Beni Karyanto PKD yang Meninggal TPS di Cibeber
- Temuan Kasus Tuberkulosis Jabar Selalu 100 Persen dalam Dua Tahun Terakhir
- Empati Mensos Risma untuk Anak Penjual Keripik
"Puluhan karyawan mengalami kesurupan massal, awalnya di ruangan P1 dan P2 situasinya histeris banyaklah tidak ke hitung," tuturnya saat dihubungi, Kamis (22/2/2024).
Menurutnya, pihak management pabrik saat kejadian langsung membubarkan karyawan lainnya untuk pulang karena situasi semakin kacau dan dikhawatirkan bertambah banyak karyawan lain yang kesurupan.
"Semuanya langsung dibubarkan para karyawan karena ditakutkan kesurupan semakin banyak, bahkan ada yang kesurupan meskipun sudah sudah pulang dan sampai di kostan dekat pabrik," katanya.
Karyawan lainnya N (26) karyawan lainnya mengungkapkan, pihak management pabrik mendatangkan para ustad untuk membantu mengobati para karyawan yang kesurupan.
"Iya dibantu juga oleh para ustad, ada juga petugas disini untuk bisa menyadarkan kembali yang kesurupan," ungkapnya. (tim).











