- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
Melindungi Generasi
Oleh: Abdullah Ashshidiq, Mahasiswa Semester 7 Prodi Hukum Keluarga Islam STAI Al-Azhary Cianjur

Keterangan Gambar : Ilustrasi (Sumber: id.pngtree.com)
Pinusnews.id- Perilaku manusia dapat mengantarkan kepada pengaruh positif dan negatif terhadap kemajuan zaman, kehidupan yang semakin kompleks semakin beragam juga prilaku manusia di bumi ini.
Perilaku manusia yang dapat dinilai negatif merupakan perilaku yang dapat menimbulkan kerugian baik bagi diri sendiri maupun orang lain, yang di anggap masalah sosial oleh masyarakat, prilaku negatif ini dapat menghantarkan seseorang berhadapan dengan hukum, tidak hanya orang dewasa melainkan anak anak.
Peran orang tua sangat penting dikehidupan anak dari mulai anak lahir sampai anak dewasa, jangan sampai anak kurang perhatian orang tua, asal segala kebutuhannya terpenuhi tapi orang tua terlalu sibuk mencari uang, bukan hanya tentang materi saja yang anak butuhkan, karena asuhan ibu sangat berbeda dengan orang lain.
Baca Lainnya :
- Peradilan Anak Berurusan dengan Hukum
- Bupati Cianjur dengan Kejari Tandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama
- Orasio Dies Natalis UNPAR, Bey Machmudin: SDM Jabar Aktor Terpenting Indonesia Emas 2045
- Cara Penyelenggaraan Perizinan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan dalam UU No 17 Tahun 2023
- Presiden: Memorial Park IKN sebagai Penghormatan bagi Pahlawan dan Pendiri Bangsa
Bicara soal peran orang tua, terkadang sebagian orang tua hanya memahami bahwa memberikan apapun yang dia mau dan semua terpenuhi itu sudah cukup, sedikit menyadari bahwa peran orang tua sangat mempengaruhi ketika anak sudah dewasa.
Anak akan berpikir bahwasannya dia merasa tidak terlalu di awasi oleh orang tuanya, dia akan mencoba coba sesuatu yang baru bagi dirinya mendobrak rasa penasaran tidak tahu akan dampaknya seperti apa.
Salah satu peran orang tua yang sangat penting adalah “melindungi” melindungi anak untuk tidak berbuat dan berprilaku yang dapat mengakibatkan dirinya berhadapan dengan hukum, pastikan anak terlindungi dari lingkungan yang tidak baik, terlindungi dari gambar,informasi,ataupun berita berita yang hoax apalagi yang dapat menyebabkan anak menjadi penasaran dalam melakukan hal negatif yang di anggapnya sebagai hal positif.
Bagaimana cara melindunginya banyak hal yang harus dilakukan kita sebagai orang tua kepada anak, diantaranya mendidik anak semaksimal mungkin bukan hanya tentang pelajaran sekolah pada umumnya melainkan kita harus bisa menanamkan iman dan nilai nilai agama ke dalam hatinya. Terus penuhi kebutuhan psikologi anak seperti rasa kasih sayang, rasa aman, sosialisasi dengan masyarakat sekitar,selalu mengajak anak untuk berbicara apapun yang dia rasakan yang dia lihat, sehingga anak nantinya akan selalu bertanya tentang segala hal yang belum dia ketahui.












