- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
Longsor Pasirlangu KBB, Tim SAR Terus Optimalkan Proses Evakuasi

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Tim SAR gabungan terus menggencarkan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026).
Mengutip informasi dari Humas Jabar, selain mengerahkan ratusan personel, proses evakuasi juga melibatkan dua belas drone serta beberapa anjing pelacak (K9).
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Erwan Setiawan memastikan proses evakuasi korban terus dioptimalkan. “Saat ini kami terus bekerja. Semua unsur turun ke lapangan untuk mencari korban yang masih belum ditemukan. Insya Allah, dengan cuaca yang mendukung, pencarian bisa dilanjutkan secara maksimal,” ujarnya saat meninjau langsung lokasi terdampak longsor.
Baca Lainnya :
- Komisi D DPRD Cianjur Pertanyakan Rencana Pembangunan BLK TKI
- Penemuan Mayat Pria Gegerkan Warga Ciranjang.
- Cianjur Dapat Penghargaan Harmony Award 2020 dari Kementrian Agama RI.
- Pelaku UMKM PT. Bukit Naga Mas, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cianjur
- Oknum Berinisial S, Pegawai Satpol PP Cianjur Diduga Lakukan Penipuan
Selain penanganan darurat, Wagub menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar untuk menindak tegas pelanggaran alih fungsi lahan yang diduga menjadi salah satu penyebab longsor di Desa Pasirlangu.
Terkait warga terdampak, Wagub menyampaikan, pemerintah akan segera menyiapkan relokasi ke lokasi yang benar-benar aman. Penentuan lokasi relokasi akan dilakukan melalui kajian bersama berbagai pihak.
“Relokasi tidak boleh ke tempat yang berisiko lagi. Kami akan menentukan lokasi yang aman dan tidak terlalu jauh dari lingkungan hidup warga. Keselamatan menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Pemdaprov juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang terus memberikan dukungan kepada warga terdampak, termasuk dalam penyediaan layanan pemulihan trauma bagi warga yang mengalami dampak psikologis akibat bencana longsor. (Tim dens).











