- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
Lahan Sawah Cianjur Menyusut 720 Hektare dalam 8 Tahun, Dinas Pertanian Antisipasi Konversi

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ahmad Danial.
Pinusnews.id - Keberadaan luas lahan sawah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyusut ratusan hektare selama kurun waktu 2017 hingga 2025 akibat sejumlah faktor yang terjadi di lapangan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Cianjur, Ahmad Danial, mengungkapkan bahwa total luas lahan pertanian, khususnya sawah, mencapai sekitar 66.800 hektare pada 2017.
Kini, luas tersebut berkurang menjadi sekitar 66.080 hektare, atau menyusut sebanyak 720 hektare.
Baca Lainnya :
- Awas Hati-Hati, Ada Oknum Satpol PP Cianjur Lakukan Penipuan
- Kontes Burung Bergengsi di Pendopo Tumaritis Cianjur
- Dishub Cianjur Pasang CCTV di 8 Titik, 24 Jam Pantau Lalu-Lintas
- Geger, di Sebuah Kosan seorang Pria Meninggal, yang Wanita Kritis
- Meski Dananya Minim, Berani Rombak Kantor, Hasilnya..Wow Keren!
"Karena memang ada kebutuhan masyarakat, laju pertumbuhan penduduk tinggi, serta maraknya pembangunan perumahan. Tinggal 66.080 hektare dari tahun 2017 sampai sekarang, yang memang cukup signifikan," katanya usai rapat evaluasi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur, Selasa (16/12/2025).
"Kalau untuk industri sepertinya sudah tidak ada lagi sekarang, karena perubahan tata ruang harus disetujui Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta Kementerian Pertanian," terang Danial.
Untuk mengantisipasi penyusutan lahan sawah yang terus berlanjut, DTPHPKP Kabupaten Cianjur aktif mendorong program revitalisasi lahan kritis, sosialisasi perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, serta kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam pengawasan konversi lahan.
Langkah ini termasuk kampanye edukasi masyarakat agar prioritas pangan tetap terjaga di tengah tekanan urbanisasi. (dens).











