- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
- Pelantikan 19 Pejabat di Cianjur: Percepat Pelayanan dan Hadirkan Program Nyata
- Sekda Herman : Mendongeng Jadi Ruang Ciptakan Generasi Unggul
- Campakamulya Tampil Memukau di Karnaval Cianjur Fest: Mapag Panen Pare Hideung
Korban Pergeseran Tanah di Bojongpucung Sudah Mendapat Bantuan Sembako

Keterangan Gambar : Bantuan paket sembako dari Pemda Cianjur untuk para korban pergeseran tanah di Bojongpicung, Cianjur.
Pinusnews.id - Korban terdampak bencana pergeseran tanah di Kampung Sukajadi dan Kampung Pasircinde, Desa Jatisari Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, saat ini sudah mulai mendapatkan bantuan berupa sembako.
Bantuan tersebut diberikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur kepada Desa Jatisari dan akan langsung di salurkan kepada warga yang terdampak.
"Bantuan berupa sembako sudah kita kirim ke pihak desa dan nantinya akan di salurkan kepada warga oleh Forkopincam Bojongpicung," ujar Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Yudi Suhartoyo, saat dikonfirmasi lewat sambungan seluler, Minggu (28/4/2024).
Baca Lainnya :
- Puluhan Pimpinan OPD Ancam Sekda Cianjur Harus Mundur, Ada Apa?
- Pawai Ta\'aruf di Kabupaten Bekasi Paling Meriah Sepanjang Sejarah MTQ Jabar
- Asda I Dampingi Bupati Cianjur Lepas Khafilah MTQ Tingkat Jawa Barat di Bekasi
- Kepala DPPKBP3A Cianjur Mutawali: Susan Peka Antisipasi Kasus Kekerasan Terhadap Anak
- Maju di Pilkada 2024, Bupati Cianjur Herman Suherman Daftar ke PDI Perjuangan
Menurut Yudi, sembako tersebut akan di salurkan ke rumah-rumah saudara korban yang menjadi tempat pengungsian sementara.
"Saat ini pengungsi menyebar di beberapa pemukiman warga atau saudaranya, logistik disalurkan langsung ke warga terdampak yang mengungsi dirumah-rumah warga atau saudaranya sekitarnya yang tidak terdampak," ujarnya.
Sementara pihak Dinsos belum berencana untuk pembuatan dapur umum di lokasi terdampak pergeseran tanah.
"Saat ini pengungsi menyebar di beberapa pemukiman warga sehingga belum diperlukan adanya dapur umum," tuturnya.
Uting (50), warga terdampak pergeseran tanah mengaku bersyukur karena sudah ada bantuan yang di kirim untuk warga terdampak.
"Bantuan ini sangat penting bagi kami warga terdampak, karena kita kan mengungsi, meskipun mengungsi di rumah saudara tapi tetap kita butuh," pungkasnya. (tim).











