- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
Kanada Buka Peluang Investasi di Jawa Barat

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Kanada mengungkapkan ketertarikannya untuk berinvestasi di Jawa Barat. Hal ini terungkap saat kunjungan Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton ke Gedung Sate yang diterima langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Rabu (11/3/2026).
Jess Dutton menyebut pihaknya ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi. Selain itu, mereka juga ingin berkolaborasi dengan mitra bantuan pendidikan (Development Assistance Partners) yang berbasis di Jawa Barat.
Ia pun berencana melakukan kuliah umum di Universitas Katolik Parahyangan Bandung.
Baca Lainnya :
- Dinkes Cianjur Gelar Simulasi Vaksin Covid-19
- Soal Data KPM, Komisi D Siap Panggil TKSK dan Camat Warungkondang
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
- Belum Ditemukan, Aji Prasetyo Tenggelam di Leuwi Lengsir, Sukaluyu
- Politisi Partai Nasdem, Rela Sisihkan Gaji Untuk Jompo dan Anak Yatim
Menanggapi hal tersebut, Erwan menyebut pihaknya membuka diri untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Kanada.
"Jabar dengan penduduk terbesar di Indonesia selalu membuka diri untuk kerja sama dengan negara sahabat termasuk Kanada," ujarnya.
Erwan melihat banyak potensi kerja sama yang bisa dikembangkan selain investasi dan pendidikan, seperti di sektor teknologi, perdagangan, energi bersih maupun pengembangan sumber daya manusia.
"Kami berharap hubungan yang baik antara Jabar dan Kanada bisa terus ditingkatkan melalui berbagai kolaborasi yang saling menguntungkan," harap Erwan.
Hubungan Jabar dan Kanada sudah terjalin sejak dulu. Contohnya, keterlibatan aktif pengusaha Kanada dalam West Java Investment Summit (WJIS) pada sektor infrastruktur hijau, industri hilir, dan energi terbarukan.
Selain itu, Bandung juga pernah menjadi tuan rumah perundingan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) pada 2024 lalu yang mempertegas posisi Jabar sebagai lokasi strategis bagi diplomasi ekonomi kedua negara.
Adapun, Indonesia dan Kanada memulai hubungan diplomatik sejak adanya penandatanganan persetujuan masing-masing negara untuk membuka perwakilan diplomatik pada 1952.
"Semoga kebersamaan yang terjalin hari ini semakin mempererat hubungan baik antara Jawa Barat dan Kanada," ucap Erwan. (tim dens).











