- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
Kadisdikpora dan Dirut RSUD Sayang Cianjur Dampingi Bupati Herman Membesuk Korban Kecelakaan

Keterangan Gambar : Bupati Herman Suherman didampingi Dirut RSUD Sayang Cianjur dan Kadisdikpora Cianjur saat membesuk korban kecelakaan di RSUD Sayang Cianjur.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Herman Suherman, didampingi Kadisdikpora Cianjur Ruhli Solehudin dan Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy, membesuk para korban kecelakaan mini bus yang terguling di Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi, Selasa, 4 Februari 2025.
Dalam kesempatan ini, Bupati Herman beserta jajaran berbincang dengan para korban serta keluarga, yang tengah berada dalam pengawasan tim kesehatan dari RSUD Sayang Cianjur.
Bupati memastikan bahwa seluruh penanganan, pengobatan, hingga biaya rawat jalan akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Lainnya :
- Aktivis Migran Jabar Sambangi Rumah Pekerja Migran yang Dibuang Majikan dan Mengalami Lumpuh
- Begini Nasib Pedagang Keliling Cemilan di Masa Pandemi Covid-19
- Miris, Jalan Penghubung Beberapa Desa di Naringgul Ibarat Kubangan Kerbau
- Polisi Amankan Empat Pemuda Pemalak Santri
- Pemotor Meninggal Tertimbun Longsor, Jalan Sukanagara-Pagelaran Tertutup
Selanjutnya, Bupati menghimbau kepada seluruh pemilik kendaraan agar selalu memeriksakan kendaraannya dengan uji KIR di Dinas Perhubungan untuk memastikan kendaraan tersebut layak dan aman untuk dikendarai.
"Himbauan untuk pemilik kendaraan yang besar-besar kita setiap tahun harus ada KIR dan itu kita (Pemerintah) gratiskan. Dengan begitu setiap kendaraan dipastikan layak dan aman untuk digunakan," kata Bupati Cianjur.
Diberitakan sebelumnya, sebuah minibus terguling di Kecamatan Cikidang Kabupatem Sukabumi, yang membawa 12 penumpang yakni Dekan dan Staf dari Kampus Universitas Suryakencana (UNSUR) Cianjur, kejadiannya pada 3 Februari 2025.
Dari total 13 korban (termasuk pengemudi), 4 diantaranya mengalami luka ringan, 8 orang mengalami luka sedang, dan 1 orang mengalami luka berat. (dens).











