- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
- 1.546 Rumah Layak Huni, Harapan Baru Warga Cianjur
- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Kadis Dinkes Cianjur: Awal Agustus 2024 Penyebaran Nyamuk Deman Berdarah Turun Drastis

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr Yusman Faisal. (Foto Istimewa).
Pinusnews.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadis Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan, hingga awal Agustus 2024 kasus penyebaran nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami penurunan secara drastis.
Yusman mengatakan, sebelumnya angka kematian dari kasus DBD hingga bulan Juli 2024 ada 6 orang yang meninggal dan semuanya anak-anak.
"Kalau kasus DBD sekarang ini mengalami penurunan drastis, jika dibandingkan tahun sebelumnya," kata Yusman, saat dihubungi wartawan melalui sambungan telpon, Selasa 6 Agustus 2024.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Zona Integritas Dioptimalkan Beri Efek terhadap Kesejahteraan Masyarakat
- Waspada! BMKG: Hujan Es Berpotensi Guyur Jawa Barat 2-3 Hari
- Inovasi RSUD Sayang Cianjur Pelayanan Home Visite
- Polres Cianjur Amankan 47 Orang Terduga Pemakai dan Pengedar Berbagai Jenis Narkoba
- Pemdaprov Jabar Tak Kutip Imbalan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Dikatakan Yusman, beberapa hari sebelumnya Cianjur sempat diguyur hujan. Namun pihaknya memastikan penyebaran jentik nyamuk DBD tidak begitu berdampak.
"Momen sekarang ini musim kemarau atau panas, sehingga pada saat kemarin ada turun hujan, jadi tidak begitu berdampak karena tidak terlalu banyak genangan air," ujarnya.
Yusman juga mengimbau, masyarakat selalu menjaga lingkungan dengan cara membersihkan tempat-tempat yang memang dapat menimbulkan jentik nyamuk DBD. (dens).











