- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
- Pelantikan 19 Pejabat di Cianjur: Percepat Pelayanan dan Hadirkan Program Nyata
- Sekda Herman : Mendongeng Jadi Ruang Ciptakan Generasi Unggul
- Campakamulya Tampil Memukau di Karnaval Cianjur Fest: Mapag Panen Pare Hideung
Kadis Dinkes Cianjur: Awal Agustus 2024 Penyebaran Nyamuk Deman Berdarah Turun Drastis

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr Yusman Faisal. (Foto Istimewa).
Pinusnews.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadis Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan, hingga awal Agustus 2024 kasus penyebaran nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami penurunan secara drastis.
Yusman mengatakan, sebelumnya angka kematian dari kasus DBD hingga bulan Juli 2024 ada 6 orang yang meninggal dan semuanya anak-anak.
"Kalau kasus DBD sekarang ini mengalami penurunan drastis, jika dibandingkan tahun sebelumnya," kata Yusman, saat dihubungi wartawan melalui sambungan telpon, Selasa 6 Agustus 2024.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Zona Integritas Dioptimalkan Beri Efek terhadap Kesejahteraan Masyarakat
- Waspada! BMKG: Hujan Es Berpotensi Guyur Jawa Barat 2-3 Hari
- Inovasi RSUD Sayang Cianjur Pelayanan Home Visite
- Polres Cianjur Amankan 47 Orang Terduga Pemakai dan Pengedar Berbagai Jenis Narkoba
- Pemdaprov Jabar Tak Kutip Imbalan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Dikatakan Yusman, beberapa hari sebelumnya Cianjur sempat diguyur hujan. Namun pihaknya memastikan penyebaran jentik nyamuk DBD tidak begitu berdampak.
"Momen sekarang ini musim kemarau atau panas, sehingga pada saat kemarin ada turun hujan, jadi tidak begitu berdampak karena tidak terlalu banyak genangan air," ujarnya.
Yusman juga mengimbau, masyarakat selalu menjaga lingkungan dengan cara membersihkan tempat-tempat yang memang dapat menimbulkan jentik nyamuk DBD. (dens).











