- Dirut Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Air Bersih Bagi Masyarakat
- Ruhli Solehudin: Revitalisasi Pendidikan Cianjur, Transparansi dan Komitmen Masa Depan Cerah Siswa
- Panggilan Ketua Masjid Agung Cianjur: Jaga Persatuan Umat dari Ancaman Provokasi
- Hadiri Peringatan Hari Buruh, Presiden Prabowo Tegaskan Keberpihakan Negara pada Pekerja
- Cepi R Fadiana: Perkim Cianjur Dirikan Bangunan Hunian Layak: Rp1,8 Miliar untuk 63 Rumah Baru di 20
- Eri Rihandiar: Antisipasi Kemarau Panjang, Dinas PUTR Cianjur Benahi Irigasi dan Pola Tanam Adaptif
- Sinergi Pendidikan: STAI Al-Ittihad dan Pemerintah Cianjur Bangun Kolaborasi Strategis
- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
Kadis Dinkes Cianjur: Awal Agustus 2024 Penyebaran Nyamuk Deman Berdarah Turun Drastis

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr Yusman Faisal. (Foto Istimewa).
Pinusnews.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadis Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan, hingga awal Agustus 2024 kasus penyebaran nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami penurunan secara drastis.
Yusman mengatakan, sebelumnya angka kematian dari kasus DBD hingga bulan Juli 2024 ada 6 orang yang meninggal dan semuanya anak-anak.
"Kalau kasus DBD sekarang ini mengalami penurunan drastis, jika dibandingkan tahun sebelumnya," kata Yusman, saat dihubungi wartawan melalui sambungan telpon, Selasa 6 Agustus 2024.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Zona Integritas Dioptimalkan Beri Efek terhadap Kesejahteraan Masyarakat
- Waspada! BMKG: Hujan Es Berpotensi Guyur Jawa Barat 2-3 Hari
- Inovasi RSUD Sayang Cianjur Pelayanan Home Visite
- Polres Cianjur Amankan 47 Orang Terduga Pemakai dan Pengedar Berbagai Jenis Narkoba
- Pemdaprov Jabar Tak Kutip Imbalan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Dikatakan Yusman, beberapa hari sebelumnya Cianjur sempat diguyur hujan. Namun pihaknya memastikan penyebaran jentik nyamuk DBD tidak begitu berdampak.
"Momen sekarang ini musim kemarau atau panas, sehingga pada saat kemarin ada turun hujan, jadi tidak begitu berdampak karena tidak terlalu banyak genangan air," ujarnya.
Yusman juga mengimbau, masyarakat selalu menjaga lingkungan dengan cara membersihkan tempat-tempat yang memang dapat menimbulkan jentik nyamuk DBD. (dens).











