- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Kadis Dinkes Cianjur: Awal Agustus 2024 Penyebaran Nyamuk Deman Berdarah Turun Drastis

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr Yusman Faisal. (Foto Istimewa).
Pinusnews.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadis Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan, hingga awal Agustus 2024 kasus penyebaran nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami penurunan secara drastis.
Yusman mengatakan, sebelumnya angka kematian dari kasus DBD hingga bulan Juli 2024 ada 6 orang yang meninggal dan semuanya anak-anak.
"Kalau kasus DBD sekarang ini mengalami penurunan drastis, jika dibandingkan tahun sebelumnya," kata Yusman, saat dihubungi wartawan melalui sambungan telpon, Selasa 6 Agustus 2024.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Zona Integritas Dioptimalkan Beri Efek terhadap Kesejahteraan Masyarakat
- Waspada! BMKG: Hujan Es Berpotensi Guyur Jawa Barat 2-3 Hari
- Inovasi RSUD Sayang Cianjur Pelayanan Home Visite
- Polres Cianjur Amankan 47 Orang Terduga Pemakai dan Pengedar Berbagai Jenis Narkoba
- Pemdaprov Jabar Tak Kutip Imbalan dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Dikatakan Yusman, beberapa hari sebelumnya Cianjur sempat diguyur hujan. Namun pihaknya memastikan penyebaran jentik nyamuk DBD tidak begitu berdampak.
"Momen sekarang ini musim kemarau atau panas, sehingga pada saat kemarin ada turun hujan, jadi tidak begitu berdampak karena tidak terlalu banyak genangan air," ujarnya.
Yusman juga mengimbau, masyarakat selalu menjaga lingkungan dengan cara membersihkan tempat-tempat yang memang dapat menimbulkan jentik nyamuk DBD. (dens).











