- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
Irvan Nur Fauzy: RSUD Sayang Cianjur Jamin Aman Ketersediaan Obat Pasien BPJS

Keterangan Gambar : Direktur RSUD Sayang Cianjur, Irvan Nur Fauzy.
Pinusnews.id - RSUD Sayang Cianjur menjamin aman ketersediaan obat pasien BPJS. Stoknya dipastikan memenuhi kebutuhan.
Dirut RSUD Sayang Cianjur Irvan Nur Fauzy menegaskan, pihak manajemen rumah sakit sudah melarang pembelian obat bagi pasien BPJS di lingkungan rumah sakit maupun di luar rumah sakit.
“Jadi, dari petugas depo farmasi tidak mengeluarkan statemen untuk membeli obat di luar rumah sakit,” kata Irvan, Minggu, 17 November 2024.
Baca Lainnya :
- Sehat Mahal Harganya, Penyebaran Covid-19 Bisa Dicegah Penerapan Disiplin 3M
- Arus Lalulintas Sempat Terganggu, Akibat Pohon Besar Tumbang di Pacet Cianjur
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
- Dinas Pertanian Buka Bazar Murah untuk Umum
- Jasad Nelayan Tengelam di Pantai Cigebang Cianjur Ditemukan
Seandainya terjadi kekosongan stok obat, sesuai standar operasional, petugas farmasi mengonfirmasi ke dokter terlebih dahulu. “Dikonfirmasi dulu ke dokter untuk mengganti dengan obat setara terapeutik,” ujarnya.
Teknis lainnya, obat juga dapat diperoleh RSUD Sayang Cianjur dari apotek yang telah bekerja sama.
“Jika tidak bisa diganti obatnya maka petugas farmasi mengadakan obat tersebut melalui apotek rekanan,” pungkasnya. (dens).











