- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Hebat, RSUD Pagelaran Buka Layanan Konsultasi Bagi Pasien Kecanduan Judi Online

Keterangan Gambar : Dirut RSUD Pagelaran Jan Izaac Ferdinandus.
Pinusnews.id - RSUD Pagelaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membuka layanan konsultasi bagi pecandu judi online. Sejauh ini ada beberapa orang yang sudah berkonsultasi.
Direktur RSUD Pagelaran, Zan Izzac Ferdinandus, mengatakan adiksi pada hal apapun, termasuk judi online, merupakan penyakit kejiwaan. Di rumah sakit yang berada di wilayah selatan itu, sudah terdapat dokter spesialis kejiwaan.
"Kompetensinya itu dokter spesialis kejiwaan. Jadi kita terbuka untuk konsultasi," kata Izzac kepada awak media di Cianjur, belum lama ini.
Baca Lainnya :
- Kadisdikpora Ruhli Solehudin Dampingi Bupati Cianjur Meresmikan Gedung GGM
- Rapat Paripurna DPRD Cianjur Terakhir dan Momentum Mengenang Sejarah Cianjur
- Penyerahan MoU PKPA PERADI - STAI Al-Azhary Cianjur
- Saat Hadiri Drama Musikal di Assakinah, Ibu-Ibu Kerubuti Ibang Calon Wakil Bupati Cianjur 2024
- Kecamatan Mande dan Cikalong Jadi Kawasan Industri di Kabupaten Cianjur
Sejauh ini, kata Izzac, sudah ada beberapa pasien yang mendapatkan layanan konsultasi. Informasinya, jumlah pasien yang mendapatkan layanan konsultasi kecanduan judi online di bawah lima orang.
"Jumlahnya di bawah lima orang. Dua sampai tiga orang lah," terang Izzac.
Izzac mengaku tak bisa menyebutkan satu per satu pasien yang kecanduan judi online dengan alasan rahasia. Pun dengan kisaran usia pasien.
"Untuk identitas pasien tidak bisa kita sebutkan," tutur dia.
Layanan konsultasi bagi pasien yang kecanduan lainnya sudah ada sejak dibukanya spesialis kejiwaan. Hanya saat ini trennya rata-rata kecanduan judi online.
"Bagi pasien yang sudah kecanduan parah, kita tak bisa rehabilitasi karena tidak ada tempatnya," ujarnya.
Biasanya, kata Izzac, pasien adiksi disertai komorbid atau penyertanya. Misalnya rasa cemas berlebihan serta stres.
"Tapi bagi pasien yang ingin mendapat konsultasi adiksi itu belum bisa ditanggung BPJS," pungkasnya. (dens).











