- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
- Pelantikan 19 Pejabat di Cianjur: Percepat Pelayanan dan Hadirkan Program Nyata
- Sekda Herman : Mendongeng Jadi Ruang Ciptakan Generasi Unggul
- Campakamulya Tampil Memukau di Karnaval Cianjur Fest: Mapag Panen Pare Hideung
Hebat, RSUD Pagelaran Buka Layanan Konsultasi Bagi Pasien Kecanduan Judi Online

Keterangan Gambar : Dirut RSUD Pagelaran Jan Izaac Ferdinandus.
Pinusnews.id - RSUD Pagelaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membuka layanan konsultasi bagi pecandu judi online. Sejauh ini ada beberapa orang yang sudah berkonsultasi.
Direktur RSUD Pagelaran, Zan Izzac Ferdinandus, mengatakan adiksi pada hal apapun, termasuk judi online, merupakan penyakit kejiwaan. Di rumah sakit yang berada di wilayah selatan itu, sudah terdapat dokter spesialis kejiwaan.
"Kompetensinya itu dokter spesialis kejiwaan. Jadi kita terbuka untuk konsultasi," kata Izzac kepada awak media di Cianjur, belum lama ini.
Baca Lainnya :
- Kadisdikpora Ruhli Solehudin Dampingi Bupati Cianjur Meresmikan Gedung GGM
- Rapat Paripurna DPRD Cianjur Terakhir dan Momentum Mengenang Sejarah Cianjur
- Penyerahan MoU PKPA PERADI - STAI Al-Azhary Cianjur
- Saat Hadiri Drama Musikal di Assakinah, Ibu-Ibu Kerubuti Ibang Calon Wakil Bupati Cianjur 2024
- Kecamatan Mande dan Cikalong Jadi Kawasan Industri di Kabupaten Cianjur
Sejauh ini, kata Izzac, sudah ada beberapa pasien yang mendapatkan layanan konsultasi. Informasinya, jumlah pasien yang mendapatkan layanan konsultasi kecanduan judi online di bawah lima orang.
"Jumlahnya di bawah lima orang. Dua sampai tiga orang lah," terang Izzac.
Izzac mengaku tak bisa menyebutkan satu per satu pasien yang kecanduan judi online dengan alasan rahasia. Pun dengan kisaran usia pasien.
"Untuk identitas pasien tidak bisa kita sebutkan," tutur dia.
Layanan konsultasi bagi pasien yang kecanduan lainnya sudah ada sejak dibukanya spesialis kejiwaan. Hanya saat ini trennya rata-rata kecanduan judi online.
"Bagi pasien yang sudah kecanduan parah, kita tak bisa rehabilitasi karena tidak ada tempatnya," ujarnya.
Biasanya, kata Izzac, pasien adiksi disertai komorbid atau penyertanya. Misalnya rasa cemas berlebihan serta stres.
"Tapi bagi pasien yang ingin mendapat konsultasi adiksi itu belum bisa ditanggung BPJS," pungkasnya. (dens).











