- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
Gitasav dan Kontroversi Keputusan Childfree
Penulis: Muhammad Mamur (Magang)

Keterangan Gambar : Ilustrasi childfree Sumber Foto : Geotimes
pinusnews.id Bandung- Dunia maya sedang ramai dengan pernyataan selebgram Gita Savitri Devi, atau lebih dikenal Gitasav. Ia memberikan komentar di media sosial Instagram mengenai keputusan childfree yang menjadi rahasia awet muda dirinya. Hal itu menuai pro kontra dari netizen Indonesia terhadap peryataan Gitasav.
“Not having kids is indeed natural anti-aging, you can sleep for 8 hours everyday, no stress hearing kids screeming, and when you finally got wrinkles, you have the money to pay for botox” tulis Gita membalas komentar netizen yang menanyakan tips awet muda di usia 30.
Komentar tersebut mengundang beragam respon terhadap Gitasav. Ada yang mendukung bahwa itu adalah keputusan dan hak individu. Ada pula yang menyalahkan Gitasav yang memandang anak adalah sebuah masalah yang akan mempengaruhi seseorang atau individu.
Baca Lainnya :
- 60 Sekdes Ikuti Kegiatan Bimtek Penyusunan Dan Pendokumentasian Produk Hukum Desa
- Sejarah Masjid Raya Al-Manshun di Medan
- Demo Bergejolak, Tapi APDESI Menjamin Cianjur Aman
- 50 Anggota DPRD Cianjur Tandatangani 9 Point Tuntutan Korban Gempa
- Asda 3 Dedi Sudrajat Resmikan Tugu Rumah Bambu
Childfree sendiri adalah istilah pada orang dewasa yang sudah menikah dan tidak ingin memiliki anak atau keturunan, baik biologis, adopsi ataupun lainya. Hal ini sudah menjadi budaya yang lumrah di luar negeri namun masih awam di negara timur seperti Indonesia, yang menganggap anak adalah sebagai sumber rezeki.
Beberapa orang berpendapat bahwa penuaan akan terjadi pada setiap individu, baik yang belum memiliki anak ataupun yang sudah punya keturunan. Hal ini adalah kodrat manusia yang pastinya akan menua, kita harus menghormati keputusan individu untuk tidak memiliki anak. Tapi jangan sampai menyalahkan dan menganggap anak adalah sebuah masalah hidup.











