- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
- KDM: Cegah Kebakaran Lahan dan Hutan, Gunung Ditutup Sementara untuk Pendakian
- Kekurangan Guru Cianjur: Saat Pendidikan Harus Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan
- DPMD Cianjur Soal Pilkades Digital: Dorong Demokrasi Desa yang Mudah dan Transparan
- DPRD Cianjur Perkuat Agenda Kerja untuk Dorong Kemajuan Masyarakat
- Bapenda Cianjur dan Strategi Pepeling: Permudah Pembayaran, Genjot Pendapatan
Dinas TPHP Cianjur Tingkatkan Ketahanan Pangan lewat Monev Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Keterangan Gambar : Kepala Dinas TPHP Kabupaten Cianjur, Ahmad Danial, beserta jajaran melaksanakan monev pemeliharaan jaringan irigasi tersier di Poktan Nyantoni, Desa Langensari, Karangtengah, Cianjur.
Pinusnews.id - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Cianjur kembali menunjukkan komitmen nyata dalam upaya peningkatan ketahanan pangan daerah dengan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) kegiatan pemeliharaan jaringan irigasi tersier di Poktan Nyantoni, Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah.
Kegiatan ini bukan sekadar inspeksi administratif; monev dilaksanakan untuk memastikan infrastruktur irigasi berfungsi optimal bagi kebutuhan petani setempat. Kehadiran tim monev mempertegas peran Dinas TPHP Cianjur sebagai fasilitator dan pengawal pemanfaatan investasi pertanian di tingkat lapangan.
Kepala Dinas TPHP Kabupaten Cianjur, Ahmad Danial, menjelaskan bahwa monev merupakan agenda rutin yang penting untuk mengukur sejauh mana manfaat proyek dapat dirasakan langsung oleh pelaku utama, yaitu petani.
Baca Lainnya :
- Anggota DPRD Cianjur Sahli Saidi : Bubarkan Supplier BPNT dan E-warung
- Orang Misterius Bacok Deri Sampai Tangannya PutusÂ
- PT. SAC Bantu Pemerintah dalam Program Usaha Petani Porang di Cianjur
- 60 Pasien ODGJ Yayasan Rumah Pulih Jiwa Telah Sembuh, Tapi Pemda Cianjur Tutup Mata
- Pesantren Roboh, Belasan Santri Tertimpa Bangunan
"Kegiatan monev adalah rutin dilakukan untuk mengevaluasi sejauhmana hasilnya bisa dirasakan manfaatnya oleh para petani setempat," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya terfokus pada fisik bangunan, tetapi juga pada dampak sosial-ekonomi yang dihasilkan.
Salah satu capaian konkret dari pemeliharaan jaringan irigasi tersier ini adalah kemampuan menyalurkan air ke lahan persawahan seluas 25 hektar di wilayah Desa Langensari. Luasan tersebut menjadi ruang peningkatan produktivitas padi dan komoditas pertanian lain yang bergantung pada ketersediaan air.
Bahkan, dengan suplai air yang lebih stabil, petani dapat merencanakan tanam lebih baik, mengurangi risiko gagal panen, dan meningkatkan intensifikasi pertanian melalui penambahan luas tambah tanam.
Lebih jauh, upaya Dinas TPHP Cianjur ini ditempatkan dalam kerangka yang lebih luas yakni mendorong swasembada pangan dan memperkuat posisi Cianjur sebagai salah satu pendorong ketahanan pangan di Provinsi Jawa Barat.
Seperti yang disampaikan Ahmad Danial, "Lebih luas lagi tujuannya adalah untuk swasembada pangan, apalagi Cianjur adalah menjadi sala satu pendorong ketahanan pangan di Jawa Barat." Pernyataan tersebut mencerminkan visi strategis Dinas TPHP Cianjur yang berpandangan panjang, yakni menggabungkan perbaikan infrastruktur dengan kebijakan pendukung bagi petani.
Kinerja Dinas TPHP Cianjur juga tampak dari pendekatan yang mengutamakan keterlibatan kelompok tani (poktan) seperti Poktan Nyantoni. Melalui kerja sama ini, pemeliharaan jaringan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan terkelola bersama oleh komunitas setempat yang memahami kondisi lapangan.
Model kolaborasi semacam ini meningkatkan keberlanjutan pemeliharaan dan mempercepat penyelesaian masalah operasional sehingga manfaat pembangunan dapat terus dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan bukti peningkatan akses air bagi 25 hektar lahan dan komitmen monev yang berkelanjutan, Dinas TPHP Kabupaten Cianjur menunjukkan bahwa intervensi teknis di sektor irigasi mampu menyentuh aspek produksi dan kesejahteraan petani.
Ke depan, menjaga ritme monitoring, peningkatan kapasitas kelompok tani, dan perbaikan berkelanjutan pada jaringan irigasi akan menjadi kunci untuk mewujudkan target swasembada pangan yang lebih kokoh di tingkat kabupaten dan provinsi. (dens).











