- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
- KDM: Cegah Kebakaran Lahan dan Hutan, Gunung Ditutup Sementara untuk Pendakian
- Kekurangan Guru Cianjur: Saat Pendidikan Harus Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan
- DPMD Cianjur Soal Pilkades Digital: Dorong Demokrasi Desa yang Mudah dan Transparan
- DPRD Cianjur Perkuat Agenda Kerja untuk Dorong Kemajuan Masyarakat
- Bapenda Cianjur dan Strategi Pepeling: Permudah Pembayaran, Genjot Pendapatan
Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa MAN Cianjur Dilarikan ke Rumah Sakit

Keterangan Gambar : Para siswa MAN Cianjur 1 Cianjur yang tengah berobat berada di rumah sakit.
Pinusnews.id - Puluhan siswa Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin 21 April 2025.
Para korban yang mengalami gejala mual, muntah, dan pusing kini tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur dan Rumah Sakit Bhayangkara Cianjur.
Informasi mengenai dugaan keracunan ini mencuat setelah salah satu orang tua siswa, Cucu, menerima kabar bahwa anaknya, PA (16), mengalami muntah-muntah setelah mengikuti program makan bergizi gratis di sekolah.
Baca Lainnya :
- Tebing Hutan Ciuja Naringgul Diterjang Longsor, Jalan Bandung-Cianjur Terganggu
- Terdampak Covid-19, Penjualan Mesin Jahit Turun 50 Persen di Cianjur
- Peringati Hari Aids Sedunia, Puskesmas Sukaluyu Gelar pemeriksaan Triple E untuk Ibu Hamil
- Tukang Kebun Meninggal Tersengat Listrik
- Polres Cianjur Ringkus Pengedar Obat Terlarang
"Saya dapat kabar anak saya muntah-muntah setelah makan siang di sekolah. Katanya ada beberapa siswa lain juga yang mengalami hal serupa," ujar Cucu, Senin 21 April 2025.
Cucu menduga bahwa insiden ini disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi anaknya dan teman-temannya dalam program makan bergizi gratis tersebut. Namun, ia menekankan bahwa penyebab pasti keracunan ini masih harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari pihak berwenang.
Kepala MAN 1 Cianjur Erma mengaku tidak bisa memberikan secara spesifik. Namun ia hanya menyarankan untuk menanyakannya ke pihak Rumah sakit dan atau pihak penyedia makan bergizi gratis (MBG).
“Kalau masalah keracunan silakan konfirmasi ke dokter dan penyedia makanan,” kata Erma
Sementara itu, saat akan dikonfirmasi melalui sambungan telpon, Dinas Kesehatan dan juga pihak RSUD Sayang Cianjur tidak merespon sama sekali terkait mengenai insiden dugaan keracunan massal. (tim-dens).











