- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
- KDM: Cegah Kebakaran Lahan dan Hutan, Gunung Ditutup Sementara untuk Pendakian
- Kekurangan Guru Cianjur: Saat Pendidikan Harus Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan
- DPMD Cianjur Soal Pilkades Digital: Dorong Demokrasi Desa yang Mudah dan Transparan
- DPRD Cianjur Perkuat Agenda Kerja untuk Dorong Kemajuan Masyarakat
- Bapenda Cianjur dan Strategi Pepeling: Permudah Pembayaran, Genjot Pendapatan
Diduga Keracunan Makan Gizi Gratis, Belasan Santri Muntah dan Lemas, Dinkes Cianjur Turun Tangan

Keterangan Gambar : Kantor Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan.
Pinusnews.id - Suasana tenang di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan mendadak geger.
Masalah terungkap karena ada belasan santri tiba-tiba muntah-muntah dan lemas, setelah menyantap makan gratis pada Rabu (20/8/2025).
Hingga Kamis (21/8/2025), sebanyak 11 santri masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan.
Baca Lainnya :
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
- Peranan PT. Bukit Naga Mas Kembangkan UMKM di Cianjur
- Ini Hasil Penghitungan Suara Pilkada Cianjur 2020
“Rata-rata masih di bawah umur. Sebagian dirawat di rumah dinas Puskesmas karena kondisinya cukup lemah,” ungkap dr Vivi, petugas jaga Puskesmas.
Kepala Puskesmas DTP Kecamatan Cidaun, Eman Sulaiman, memastikan pihaknya telah membawa sampel makanan yang dikonsumsi santri, untuk diperiksa di laboratorium Dinas Kesehatan.
“Ada kemungkinan sumber makanan berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun dapur internal Ponpes. Untuk kepastian, kita tunggu hasil lab,” ungkapnya.
Peristiwa ini sontak memicu kepanikan orang tua dan warga sekitar. Program makan gratis yang semestinya memberi manfaat, kini justru menjadi sorotan.
Terkait soal tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur diminta bergerak cepat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (dens).











