- Tiga Anak Diduga Dijajakan lewat MiChat, Polisi Cianjur Bekuk Dua Pelaku
- SMPN 4 Sukaresmi Bangkit: Gedung Baru, Harapan Baru, Masa Depan Lebih Cerah
- Dari Nol ke Enam: PSI Cianjur Pasang Target Merebut Kursi DPRD 2029
- Menyelamatkan Jejak Sejarah: Disbudpar Cianjur Tetapkan Delapan Cagar Budaya Baru di 2026
- Dari Kandang Domba ke Rumah Layak: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Warga
- Disdukcapil Cianjur Jemput Bola, 897 ASN Aktivasi IKD
- Karang Taruna Cianjur Hadirkan Bakti Sosial dan Pemberdayaan Warga
- Dorong Penambahan 600 Kios, Diskumdagin Cianjur Perjuangkan Pedagang Pasar Ciranjang
- BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri, Anak Yatim yang Tak Patah Harapan demi Masa Depan
- Satu Telur, Sejuta Kehangatan: Teladan Kepedulian H. Aris Mulkan dan NCI untuk Cianjur
Dari Nol ke Enam: PSI Cianjur Pasang Target Merebut Kursi DPRD 2029

Keterangan Gambar : Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Anggarda Giri Rajati, (tengah).
Pinusnews.id - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Cianjur memasang target meraih enam kursi DPRD pada Pemilu 2029. Target ini jauh melampaui hasil Pemilu 2024, ketika PSI gagal memperoleh satu kursi pun di enam daerah pemilihan (dapil).
Dalam monitoring dan evaluasi organisasi bersama tim PSI Jawa Barat, target enam kursi itu muncul sebagai ukuran tanggung jawab, bukan sekadar slogan politik. Ketua DPD PSI Cianjur, Anggarda Giri Rajati, menegaskan bahwa target tersebut menuntut “satu taruhan besar pada enam dapil”.
“Peta mengajarkan arah. Angka mengajarkan jarak,” tulis Anggarda dalam sebuah artikel yang dipublikasikan Broangga.com. Kalimat itu menjadi pengingat bahwa PSI harus membaca realitas elektoral dengan jernih sebelum melangkah lebih jauh.
Baca Lainnya :
- Penyusunan RKPD TAHUN 2022 Cianjur, Butuh Masukan dari Publik
- HWC Silaturakhmi, Dandim 0608 Cianjur Dukung Pelestarian Ngaos, Mamaos, MaenpoÂ
- Wagub Jabar dengan Assyafir Jinnat Anaem Bahas Pembangunan 1000 MasjidÂ
- AKB dan PPKM Diperpanjang, Cianjur Jangan Terlena
- PMI Cianjur Kirim Relawan ke Lokasi Bencana MamujuÂ
Fakta di lapangan menunjukkan betapa besar jarak yang harus ditempuh. Berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Cianjur Nomor 2022 Tahun 2024, PSI hanya mengumpulkan 7.967 suara dari 1.269.105 suara sah, atau sekitar 0,63 persen.
Suara PSI tersebar tipis di seluruh dapil: Cianjur 1 (1.874), Cianjur 2 (1.358), Cianjur 3 (1.918), Cianjur 4 (1.257), Cianjur 5 (1.025), dan Cianjur 6 (535). Angka ini menunjukkan bahwa ambisi enam kursi bukan kelanjutan otomatis dari hasil sebelumnya, melainkan lompatan signifikan.
Sebagai ilustrasi, rekonstruksi hasil 2024 dengan metode Sainte-Laguë menunjukkan bahwa kursi terakhir di enam dapil berada pada kisaran 11.150 hingga 15.452 suara. Angka ini bukan ambang resmi untuk 2029, tetapi menggambarkan skala pekerjaan rumah yang harus diselesaikan PSI.
Target PSI Cianjur sendiri berkembang dalam beberapa bulan terakhir. Pemberitaan pada Agustus 2026 menyebut target sedikitnya empat kursi, namun monitoring terbaru memunculkan potensi enam kursi. Perubahan ini diposisikan sebagai sasaran organisasi yang masih harus diuji.
Untuk mendekati target itu, PSI Cianjur mulai memetakan figur dan wilayah. Partai itu menyebut sedang berkomunikasi dengan sejumlah figur berpengalaman, termasuk mantan pejabat pemerintahan, tokoh politik, ketua organisasi berbasis komunitas, dan mantan anggota dewan dari berbagai partai.
Namun, identitas mereka belum diumumkan karena komunikasi tersebut belum seluruhnya menjadi keputusan untuk bergabung. PSI juga menghadapi tantangan mengintegrasikan figur baru dengan kader yang lebih dulu bekerja di struktur partai.
Masuknya tokoh berpengalaman dapat membawa jaringan dan pengetahuan elektoral. Namun, popularitas seseorang tidak otomatis memindahkan seluruh basis pendukungnya. Karena itu, PSI menempatkan penguatan struktur dan pemetaan masalah warga sebagai pekerjaan yang harus berjalan bersama perekrutan figur.
Wilayah Cianjur Selatan menjadi salah satu fokus evaluasi. Dalam Pemilu 2024, dua dapil yang banyak mencakup kawasan selatan, yakni Cianjur 5 dan Cianjur 6, hanya menyumbang masing-masing 1.025 dan 535 suara bagi PSI. Cianjur 6 menjadi wilayah dengan perolehan terendah partai tersebut.
Kondisi geografis menambah tantangan. Kajian resmi Pemerintah Kabupaten Cianjur mengenai calon Kabupaten Persiapan Cianjur Selatan mencakup 14 kecamatan dan menempatkan aksesibilitas serta rentang kendali sebagai persoalan penting. Bagi partai politik, jarak itu berpengaruh terhadap pembinaan kader dan komunikasi organisasi.
Modal baru PSI Cianjur terlihat pada data keanggotaan. Ekspor sistem per 4 Oktober 2026 memuat 6.565 pendaftaran aktif yang telah memiliki nomor KTA, naik dari 2.173 pada akhir 2025. Namun, data tersebut tidak dapat langsung dibaca sebagai jumlah kader aktif atau suara.
Bagi PSI, enam kursi baru memiliki makna apabila target itu dipecah menjadi pekerjaan yang bisa diperiksa: peta per dapil, struktur aktif per kecamatan, kandidat yang berakar, agenda warga, basis anggota yang valid, serta sistem saksi yang siap. Dari titik awal 7.967 suara, tantangan sesungguhnya adalah memperlihatkan bahwa pertumbuhan organisasi dapat diterjemahkan menjadi kepercayaan publik di enam dapil. (dens)










