- Menyelamatkan Jejak Sejarah: Disbudpar Cianjur Tetapkan Delapan Cagar Budaya Baru di 2026
- Dari Kandang Domba ke Rumah Layak: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Warga
- Disdukcapil Cianjur Jemput Bola, 897 ASN Aktivasi IKD
- Karang Taruna Cianjur Hadirkan Bakti Sosial dan Pemberdayaan Warga
- Dorong Penambahan 600 Kios, Diskumdagin Cianjur Perjuangkan Pedagang Pasar Ciranjang
- BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri, Anak Yatim yang Tak Patah Harapan demi Masa Depan
- Satu Telur, Sejuta Kehangatan: Teladan Kepedulian H. Aris Mulkan dan NCI untuk Cianjur
- Ketika Zakat Hadir untuk Mak Icih: Sentuhan Kemanusiaan BAZNAS Cianjur
- Disnakertrans Cianjur Hadirkan 14 Pelatihan Gratis, Buka Jalan Warga Menuju Kerja dan Usaha
- Gerakan Pangan Murah Cianjur: Bukti Nyata Dinas Pangan Hadir di Tengah Masyarakat
Dari Kandang Domba ke Rumah Layak: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Warga

Keterangan Gambar : Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, KH. Deny Saeful Rohman bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur, dalam kegiatan Rembug Warga di Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, Jumat, 2 Oktober 2026.
Pinusnews.id - Kepedulian sosial bukan sekadar wacana, tetapi harus terasa dalam bentuk bantuan nyata bagi masyarakat. Hal itu kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Cianjur bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui kegiatan Rembug Warga di Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dapat hadir sebagai solusi bagi warga yang membutuhkan, khususnya kelompok lansia dan masyarakat kurang mampu.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Cianjur, unsur Forkopimcam, serta pimpinan BAZNAS Cianjur. Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, KH. Deny Saeful Rohman, didampingi Wakil Ketua II H. M. Toha, turut menyampaikan sosialisasi ZIS kepada warga. Menurut KH. Deny, pengelolaan ZIS harus dilakukan secara amanah, tepat sasaran, dan sesuai syariat agar manfaatnya benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Baca Lainnya :
- HWC Silaturakhmi, Dandim 0608 Cianjur Dukung Pelestarian Ngaos, Mamaos, MaenpoÂ
- Wagub Jabar dengan Assyafir Jinnat Anaem Bahas Pembangunan 1000 MasjidÂ
- AKB dan PPKM Diperpanjang, Cianjur Jangan Terlena
- PMI Cianjur Kirim Relawan ke Lokasi Bencana MamujuÂ
- Kamis, Digelar Vaksinasi di Cianjur, Siapa yang Pertama Divaksin?
“ZIS merupakan amanah. Ketika dikelola dengan baik dan tepat sasaran, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar KH. Deny Saeful Rohman.
Pesan sederhana itu menegaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga kekuatan sosial yang mampu mengubah kondisi hidup seseorang ketika dikelola secara profesional dan transparan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Cianjur bersama BAZNAS Cianjur menyalurkan Paket Sembako Jompo serta santunan “Nyaah Ka Indung”. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan kebutuhan pokok lansia sekaligus menghadirkan kehangatan dan perhatian bagi para orang tua. Bentuk bantuan semacam ini penting karena lansia kerap menjadi kelompok yang paling rentan secara ekonomi dan sosial.
Salah satu momen paling menyentuh dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan bantuan pembangunan rumah kepada Bapak Ayi (64), warga Bojongpicung. Selama kurang lebih tiga tahun, Bapak Ayi terpaksa tinggal di kandang domba karena belum memiliki rumah sendiri. Kondisi itu tentu tidak layak bagi seorang manusia, apalagi bagi seorang lansia yang membutuhkan tempat tinggal yang aman, bersih, dan nyaman.
Melalui bantuan pembangunan rumah tersebut, BAZNAS Cianjur menunjukkan kinerja yang tidak berhenti pada penyaluran santunan biasa. Lembaga ini berupaya menghadirkan perubahan yang lebih bermakna, yaitu memulihkan martabat dan kenyamanan hidup warga di masa tua. Bantuan rumah menjadi simbol bahwa ZIS mampu menjawab persoalan nyata masyarakat secara langsung.
Kegiatan Rembug Warga di Desa Sukaratu juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, program kepedulian sosial dapat berjalan lebih luas, tertata, dan tepat sasaran.
BAZNAS Cianjur terus membuktikan diri sebagai lembaga yang tidak hanya mengelola dana umat, tetapi juga mengubahnya menjadi harapan, kesejahteraan, dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat Cianjur. (dens).










