Cianjur Gelar Kompetensi ASN melalui Pelatihan Digital Talent dan Sertifikasi PBJ Level 1 Tahun 2025

07 Des 2025, 08:57:52 WIB Cianjur
Cianjur Gelar Kompetensi ASN melalui Pelatihan Digital Talent dan Sertifikasi PBJ Level 1 Tahun 2025

Keterangan Gambar : Beberapa momen dari acara pembukaan Pelatihan Digital Talent Scholarship-Governmen Transformation Academy (GTS) tentang Pemanfaatan AI, di Ciapanas, Cianjur, belum lama berselang.


Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cianjur, resmi menggelar atau membuka pelatihan Digital Talent Scholarship - Government Transformation Academy (GTA) tentang Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pemerintahan, sekaligus Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Level 1 Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Cipanas, Cianjur, dan menandai langkah progresif dalam meningkatkan kualitas sumber daya Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah.

Acara pembukaan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifa'i Azhary, didampingi Kepala BKPSDM Cianjur, Akos Koswara. Mereka menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari program pengembangan kompetensi ASN demi terciptanya pemerintahan yang modern dan adaptif.

Menurut Sekda Cianjur, Ahmad Rifa'i Azhary, pemanfaatan teknologi artificial intelligence dalam pelayanan publik bukan hanya sebuah inovasi, tetapi sebuah keniscayaan agar ASN dapat memberikan layanan yang lebih cepat, akurat, dan efisien. 

Baca Lainnya :

"Pelatihan GTA ini merupakan momentum besar yang membuka kesempatan bagi ASN untuk terus berkembang mengikuti arus digitalisasi," tutur Ahmad Rifa'i Azhary.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Cianjur, Akos Koswara, menambahkan, bahwa BKPSDM Cianjur berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi ASN, khususnya dalam bidang pengadaan barang dan jasa. Dengan pelatihan dan sertifikasi PBJ Level 1.

"Kami mendorong terciptanya proses pengadaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Ini juga menjadi bukti keseriusan kami dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik," tegas Akos Koswara.

Pelatihan ini juga diharapkan mampu memperkuat kapasitas ASN Kabupaten Cianjur dalam mengimplementasikan teknologi AI untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Selain itu, pelatihan PBJ dimaksudkan untuk mencetak tenaga pengadaan yang profesional dan berdaya saing tinggi, sehingga setiap proses pengadaan dapat berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik," imbuh Akos Koswara.

Dengan langkah strategis ini, BKPSDM Cianjur membuktikan perannya sebagai pusat pengembangan kompetensi unggulan yang mendukung visi Kabupaten Cianjur menuju pemerintahan yang semakin modern, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment