- Dari Rumah Tidak Layak Huni Menuju Harapan Baru: BAZNAS Cianjur Hadir untuk Fikri
- Jumat Bersih, Wujud Nyata DTPHP Cianjur Jaga Lingkungan
- Delapan Calon Wakil Kepala SNT Cianjur Masuki Babak Wawancara
- Mengenali Sawah Tadah Hujan Agrabinta: DTPHP Cianjur Hadapi Halodo dengan Langkah Tepat
- Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi Komunikasi Publik melalui FGD di Bogor
- Santri Cianjur Tunjukkan Kepedulian: Dari Pesantren untuk Kemanusiaan
- Cianjur Kota Santri yang Kharismatik
- Wajah Baru SD Negeri Tugu Sari: Semangat Baru untuk Pendidikan Cianjur
- Sinergi untuk Cianjur Tangguh: BAZNAS Cianjur Beri 100 Paket Sembako untuk BALAKAR
- Jabatan Bukan Hak Istimewa: Cianjur Perkuat Integritas ASN Bersama KPK
BPS Sebutkan Harga Beras Semakin Mahal
Penulis: Muhammad Mamur (Magang)

Keterangan Gambar : Kenaikan harga beras di pasaran menyumbang naiknya skor inflasi (Foto:Kompas)
pinusnews.id Bandung- Harga bahan pokok dalam beberapa pekan ini mengalami kenaikan harga. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, beras adalah bahan pokok yang naik harganya. Hal tersebut terjadi dipercaya imbas dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa bulan lalu.
BPS menyampaikan kenaikan harga beras ini terjadi pada semua jenis, yaitu beras medium, premium dan luar kualitas. Harga beras medium mengalami kenaikan sebesar 15,14 %, beras premium naik 15,48 % sedangkan harga beras luar kualitas naik 13,16%.
Badan Pangan Nasional (NFA) menyebutkan bahwa harga kenaikan beras sudah sangat tidak wajar. Ketidak seimbangan antara pasokan dan jumlah permintaan pasar juga menjadi salah satu penyebab adanya kenaikan harga beras.
Baca Lainnya :
- Presiden Jokowi Hadiri Mandiri Invesment Forum 2023 di Jakarta
- Bupati Cianjur : Soal Penanganan Gempa, Jika Tak Ngerti Datangi Pos Pengaduan
- Inilah Informasi Penanganan Pasca Gempa di Kabupaten Cianjur
- Massa Aksi AMCM Dirikan Tenda Depan Pemda Cianjur Dibubarkan
- Pro Kontra Praktik Sunat Pada Anak Perempuan
Bank Indonesia mencatat kenaikan harga beras ini menjadi salah satu penyumbang skor inflasi pada awal tahun ini. Pada awal minggu januari skor inflasi mencapai 0,03 % dari naiknya beras. Hal ini ditanggapi oleh bulog yang akan segera mendistribusikan beras keseluruh Indonesia.
Bulog menyampaikan bahwa stok beras sudah ada dan bisa mencukupi kebutuhan beras hingga bulan Maret.
Stok beras impor akan menjadi prioritas utama penyebaran, karena stoknya yang sudah ada terlebih dahulu. Kemudian akan dilanjut dengan beras lokal yang akan didistribusikan.











