- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
- Dari Apel Pagi ke Aksi Nyata: Disperkim Cianjur Tunjukkan Wajah Kemanusiaan
- DPMPTSP Cianjur Hadirkan Layanan Pendidikan, Percepat Izin Operasional Sekolah
- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
Badan Pangan Nasional Beri Bansos ke 602 KPM di Desa Panyindangan Cibinong Cianjur Selatan
Oleh : tim dens

Keterangan Gambar : Sebanyak 602 KPM tengah mengantri untuk mendapatkan bansos, berlokasi di Desa Panyindangan, Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Panyindangan, Kecamatan Cibinong, menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada sebanyak 602 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Sabtu (26/7/2025).
Bantuan berupa beras ini menjadi upaya konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Panyindangan, Deden Selamet, mengatakan total bansos yang disalurkan mencapai 12.040 kilogram beras, dengan masing-masing KPM menerima 20 kilogram.
Baca Lainnya :
- Pom Mini Hangus Terbakar dan Meledak di Sukaluyu
- Manajemen Qoha Ajak Patuhi Prokes 3M dan Konsumsi Air Minum Sehat
- Potensi Anak Didik SSB Yudhistira Cianjur Butuh Dilirik
- Paslon Toha-Ade (Hade) : Selamat, Hasil Quick Count Versi Cyrus Network BHS-M Unggul
- Hitungan Sementara Suara Pilkada 2020 di Cianjur
Penyaluran tersebut, lanjutnya, dilakukan secara bertahap dan menyasar warga kurang mampu yang telah terdata secara resmi di desa.
“Kami baru saja menyalurkan bansos ini sebagai komitmen nyata pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu. Saat ini, distribusi bansos sudah berjalan dan mulai dibagikan,” ujarnya.
Selain untuk kebutuhan pokok, bansos ini juga ditargetkan sebagai bentuk intervensi guna menekan risiko gizi buruk di tengah masyarakat.
“Kami juga terus melakukan pemantauan di lapangan secara berkala untuk memastikan bansos disalurkan tepat sasaran dan benar-benar sampai kepada penerima manfaat,” pungkasnya.
Program ini mendapat apresiasi dari warga yang merasa sangat terbantu di tengah naiknya harga kebutuhan pokok, dan situasi ekonomi yang belum stabil. Pemdes berharap, distribusi bansos bisa terus dilakukan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.











