- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
- 1.546 Rumah Layak Huni, Harapan Baru Warga Cianjur
- Rekrutmen Planet Ban di Cianjur Dijadwalkan Ulang, Simak Jadwal Terbarunya
- Pelayanan Dekat, Aspirasi Terdengar: Bupati Cianjur Hadir di Rembug Warga Desa Cidadap
- Disnakertrans Cianjur Buka 14 Pelatihan Gratis untuk Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
- BAZNAS Bangun Rumah Layak Huni untuk Lim dan Solihin, Tempat Pulang yang Lebih Nyaman
- Hiring Day Cianjur Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Perkuat Penempatan Pencari Kerja
- Ketua PSI Cianjur Minta Membaca Putusan MK dengan Utuh, Menjaga Politik Tetap Jernih
- DTPHP Cianjur Kawal Penyaluran Pupuk Subsidi, Serapan NPK Tembus 61 Persen
Antisipasi Nyamuk DBD, Pemdes dan Puskesmas Saganten Cianjur Fogging Permukiman Warga

Keterangan Gambar : Pemdes dan pihak Puskesman Saganten, Sindangbarang, Cianjur Selatan, laksanakan fogging di lokasi permukiman warga masyarakat.
Pinusnews.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Saganten, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, melakukan pengasapan atau fogging nyamuk dalam rangka mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kades Saganten, Sindangbarang, Cianjur, Hasanudin, melalui Sekdes Saganten Satun Nugraha yang mengatakan bahwa kegiatan fogging dilakukan sebagai langkah pencegahan merebaknya DBD.
Kegiatan fogging tersebut bertujuan agar warga dapat terhindar dari penyakit DBD. Dan kegiatannya merupakan instruksi Bupati Cianjur beserta Dinas Kesehatan Cianjur yang harus dilaksanakan.
Baca Lainnya :
- Kadisdikpora Dampingi Bupati Halal Bihalal dengan PGRI Cianjur
- Sekda Jabar Targetkan Pendataan Petani Calon Penerima Pompanisasi Rampung Minggu Depan
- Tim Syber Polres Cianjur Tangkap Hacker Pembuat Judi Online
- 350 Unit Pompanisasi Segera Akan Mengairi Sawah Tadah Hujan di Cianjur
- Dinkes Cianjur Gelar Pemberantasan Sarang Nyamuk
"Sebelum kegiatan kita laksanakan, kita berkoordinasi dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) setempat, terkait langkah penanganan dan pencegahan kasus DBD," kata Sekdes Datun Nugraha di lokasi, Minggu (21/4/2024).
Fogging dilakukan, lanjut Sekdes Atun, yakni dengan jarak radius 50 meter kiri-kanan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran lebih luas. Kegiatan fogging ini juga akan terus dioptimalkan.
"Fogging dibarengi dengan pendampingan Dinas terkait, yang diharapkan kegiatan fogging pencegahan DBD di desa Saganten dilaksanakan secara maksimal," imbuh Satun.
Selain itu, lanjut Satun menjelaskan bahwa jajarannya terus mengedukasi masyarakat untuk menerapkan hidup bersih, serta cara mencegah tumbuhnya jentik nyamuk penyebab DBD, baik melalui gerakan 3 M, menjaga sanitasi dan lainnya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, dengan cara tidak membuang sampah sembarang yang dapat berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya jentik-jentik nyamuk penyebab DBD," pungkasnya. (dens).











