- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
350 Unit Pompanisasi Segera Akan Mengairi Sawah Tadah Hujan di Cianjur

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Cianjur, Nurdiyati.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengusulkan 350 unit pompanisasi untuk mengairi sekitar 3.000 hektare lahan sawah tadah hujan. Hal ini guna memaksimalkan produksi dan mengantisipasi terjadinya kekeringan dan potensi gagal panen akibat curah hujan yang diprediksi akan terus turun.
"Kami sudah mengusulkan sekitar 350 unit pompanisasi kepada provinsi, mudah-mudahan tidak terlalu lama dikirim ke Cianjur, dan akan kita operasionalkan untuk di 350 titik yang bisa mengairi sekitar 3.000 hektare," ujar Bupati Cianjur, Herman Suherman kepada wartawan, Jumat 19 April 2024.
Herman mengungkapkan, berdasarkan data dari dinas terkait terdapat sekitar 25 ribu hektare lahan sawah tadah hujan di Kabupaten Cianjur. Namun setelah di verifikasi ada kurang lebih 5.000 hektare yang bisa oleh pompanisasi.
Baca Lainnya :
- Dinkes Cianjur Gelar Pemberantasan Sarang Nyamuk
- Kota Bandung Dukung Pembangunan Jawa Barat
- Tumpukan Sampah Liar Menjamur, DLH Cianjur Akui Terkendala Tempat dan Armada
- Kadinkes Cianjur dr Yusman Faisal: Hipertensi Paling Banyak Dilayani Pos Kesehatan Mudik
- Bupati Cianjur Hadiri Rakor Ketahanan Pangan dan Produktivitas Pertanian di Jabar
"Setelah diteliti lagi, menjadi 3.000 hektare lahan sawah tadah hujan," imbuhnya.
Seperti diketahui, dalam Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan dan Produktivitas Pertanian di Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 18 April 2024, disampaikan bahwa Kementerian Pertanian sudah mengalokasikan bantuan pompanisasi sebanyak 2.500 titik untuk akselerasi perluasan tanam sawah tadah hujan di Jabar. (dens).











