- Dinkes Cianjur Cegah Ledakan Kasus Campak: Dari Deteksi Dini hingga PHBS untuk Masyarakat Sehat
- Berkinerja Tinggi, Jabar Berhasil Turunkan Tingkat Kemiskinan dan Pengangguran
- Presiden Prabowo Saksikan Pertukaran 10 MoU RI–Republik Korea, Perkuat Kemitraan Strategis
- Opini Media
- DPRD Cianjur: Cepat Tanggap Melindungi Anak di Era Digital Melalui PP Tunas
- KDM Sampaikan Duka Meninggalnya Dokter Asal Cianjur, Imbau Waspadai Penularan Campak
- Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Cianjur 2027: Langkah Strategis Menuju RKPD yang Matang.
- Respon Cepat BAZNAS Cianjur: Harapan Baru bagi Korban Kebakaran Pasekon Cipanas
- KDM Sebut WFH di Pemprov Jabar Berjalan Efektif
- Menguak Dugaan Siswa Fiktif di PKBM Cianjur: Alarm bagi Penegakan Hukum dan Integritas Pendidikan
Agrishow Cianjur: Dukung UMKM dan Tani, Stabilkan Harga Pangan di Masa Nataru

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ahmad Danial, saat menyaksikan langsung acara Agrishow, di halaman Kantor DTPHPKP Cianjur, Jumat, 5 Desember 2025.
Pinusnews.id - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Cianjur menggelar acara Agrishow pada Jumat, 5 Desember 2025, di halaman kantor dinas setempat. Kegiatan ini dirancang untuk mendekatkan produk pertanian langsung dari petani dan UMKM kepada masyarakat.
Sejak pagi hari, ratusan warga datang menyerbu pasar murah yang menjadi bagian dari Agrishow. Antusiasme ini menunjukkan tingginya kebutuhan dan dukungan masyarakat terhadap produk lokal dan harga terjangkau.
Kepala DTPHPKP Cianjur, Ahmad Danial, menjelaskan bahwa Agrishow adalah kegiatan tahunan yang digelar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berbeda dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang rutin dilaksanakan sepanjang tahun, Agrishow fokus menjadi momen khusus untuk memperkenalkan sekaligus membantu pemasaran produk dari petani dan UMKM secara langsung.
Baca Lainnya :
- Meski Dananya Minim, Berani Rombak Kantor, Hasilnya..Wow Keren!
- Duh Kasihan, Pohon Tumbang Hancurkan Rumah Milik IdaÂ
- Polres Cianjur Tangkap Tukang Obat Cabuli Anak
- PT. Bukit Naga Mas Punya Pasukan Pembuat Mesin untuk Kemajuan UMKM di Cianjur
- Cegah Kerumunan Massa, Dandim, Kapolres dan Ketua DPRD Cianjur Patroli Malam Pergantian Tahun
“Agrishow ini biasanya satu tahun sekali menjelang puncak Nataru. Kalau GPM sudah hampir 20 kali dalam setahun, sebulan dua kali. Tujuan utamanya memberikan ruang bagi UMKM dan kelompok tani untuk memasarkan produk langsung ke masyarakat dengan harga dari petani, bukan harga pengecer,” ujar Danial.
Selain sebagai wahana pemasaran, kegiatan ini juga bertujuan mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau dan berkontribusi dalam menekan laju inflasi. Terutama untuk komoditas cabai yang saat ini mengalami lonjakan harga cukup signifikan di pasar.
“Harga cabai rawit kini sudah mencapai Rp70.000 per kilogram di pasar eceran. Cabai besar dan keriting berada di kisaran Rp40 ribuan, sementara cabai domba Rp60 ribu. Melalui Agrishow ini, kami berusaha membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga,” tambahnya.
Sebanyak 20 tenant dari UMKM dan kelompok tani ikut serta, menjual berbagai produk mulai dari cabai, sayuran segar, beras SPHP, minyak goreng, telur, hingga produk olahan lokal. Warga terlihat sangat antusias dan sebagian besar produk hampir habis terjual sejak pukul 09.00 WIB.
“Alhamdulillah, respon masyarakat sangat positif. Sejak pukul 07.00 sudah ramai dan banyak produk UMKM sudah hampir habis terjual,” kata Danial.
Dinas Pertanian Cianjur terus menunjukkan kinerja proaktif dengan menyelenggarakan berbagai program yang mendukung petani dan pelaku UMKM, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta menjaga kestabilan harga di pasar lokal. Program-program ini menjadi bukti komitmen dinas dalam mendorong kesejahteraan petani sekaligus menjamin akses masyarakat terhadap pangan yang layak dan terjangkau.
Untuk menambah keseruan, panitia juga menyediakan door prize berupa sepeda dan perlengkapan dapur yang merupakan hasil kontribusi pelaku UMKM dan sponsor. Ini menjadi daya tarik tambahan bagi masyarakat yang datang.
Agrishow berlangsung selama satu hari penuh dan diharapkan bisa menjadi strategi efektif Pemkab Cianjur dalam menjaga stabilitas harga pangan pada momen Nataru serta memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal. (dens).











