- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Utang Pemda Cianjur 150 Miliar ke BJB untuk Pembangunan Jalan Sudah Lunas

Keterangan Gambar : Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BAKD) Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Utang Pemerintah Kabupaten Cianjur pada Bank BJB sebesar Rp150 miliar pada awal tahun 2023 silam, ternyata telah lunas pada Agustus 2024 lalu, meskipun jangka pinjaman menengah yang jatuh temponya pada 2025 nanti.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Cianjur, Ricky Ardhi Hikmat, di kantornya di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Rabu 25 September 2024.
"Pinjaman daerah itu untuk pembangunan jalan di Cianjur dan pada Agustus 2024 kemarin itu sudah lunas. Jadi pinjamannya tidak jangka menengah, itu sudah selesai sesuai dengan komitmen pemerintah daerah," ungkap Ricky.
Baca Lainnya :
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
- Heboh, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Agrabinta Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Bagikan Ribuan Masker Usai Peringati HKN
Pembayarannya pun disebut melalui pos pembiayaan untuk pembayaran pinjaman daerah, yang sudah dibahas dengan DPRD Kabupaten Cianjur sejak sebelum Pemkab Cianjur mengambil pinjaman.
"Kita sudah bahas ini dengan dewan sejak sebelum meminjam, mulai pembayaran dan hal lainnya. Sudah melewati itu semua," kata dia.
Maka dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 beberapa waktu pun, pinjaman daerah sudah tidak dibahas lagi.
"Karena sudah tidak ada lagi utang. Beban daerah sudah selesai. Besarannya ada di perjanjian pinjaman. Saya tidak tahu berapa bunganya," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Eri Rihandiar, mengatakan, dengan berkurangnya nilai dana pinjaman dari Rp205 miliar menajadi Rp150 miliar, berpengaruh pada total jalan yang akan dibangun dari dana tersebut.
Menurut dia, semula total panjang pembangunan yakni 70 kilometer, dengan rincian Jalan Bayuning-Londok Kecamatan Cidaun sepanjang 31,4 kilomter, Jalan Sinagar-Cipelah Kecamatan Pasirkuda sepanjang 18 kilometer, Jalan Sumur-Cijati sepanjang 11,4 kilometer, dan Tangkil-Leles-Agrabinta sepanjang 10,5 kilometer.
Namun karena dananya berkurang Rp50 miliar dari rencana awal, ruas Jalan Bayuning-Londok Kecamatan Cidaun sepanjang 31,4 kilometer dibangun setengahnya. (tim).











