- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- Pemkab Cianjur Bagikan 100 Sertifikat dan 65 Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Agrabinta
- Wagub Erwan Serukan Masyarakat Jabar Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- Dinas Pendidikan Cianjur Atasi 2.079 Calon Siswa Belum Tembus SPMB: Solusi dan Arahan untuk Orang Tu
Transformasi Conor McGregor, dari Seperti Tengkorak hingga Besar Berotot
Reporter: Agung Kadarusman

Keterangan Gambar : Transformasi Conor McGregor, dari Seperti Tengkorak hingga Besar Berotot
pinusnews.id Bandung- Bintang UFC Conor McGregor merupakan petarung yang awalnya datang ke UFC dan bergabung dalam kelas Featherweight atau kelas bulu. Dapat diperhatikan jika kondisi petarung asal Irlandia itu tidak terlihat baik-baik saja, pasal nya McGregor bagaikan tengkorak yang hanya dilapisi kulit.
Bagi para petarung UFC, pemotongan berat badan merupakan hal biasa yang sering mereka lakukan untuk memenuhi kewajiban berat di kelas yang mereka ikuti. Pemotongan berat badan merupakan proses yang menyiksa karena para petarung harus mengorbankan banyak berat yang ada di tubuh mereka.
Tidak hanya mengorbankan lemak tubuh, pemotongan berat juga melibatkan cairan tubuh yang menyebabkan dehidrasi. Tidak heran jika para petarung terlihat lemah dan tampil seperti orang lain saat penimbanngan berat badan.
Baca Lainnya :
- Siap Dimulai! Jadwal Fase Grup Piala Dunia Qatar 2022
- Beginilah Cara Membuat Moon Phase Viral di Tiktok yang Menampilkan Fase Bulan Tanggal Lahir
- 20 November Peringatan Hari Anak Sedunia, UNICEF: Inclusion, for Every Child
- PHK Besar Besaran di Indonesia, 4 Juta Angkatan Baru Harus Siap Bersaing
- Bupati Cianjur Tinjau Richeese Factory di Taifur Yusuf
Conor McGregor merupakan salah satu petarung yang melakukan pemotongan berat yang cukup ekstrim. Pada 2015 lalu The Notorious tergabung dalam kelas bulu UFC yang mengharuskannya memenuhi kewajiban seberat 145 lbs atau 65,7 kg.
Pada saat itu McGregor terlihat seperti tengkorak yang hanya dilapisi oleh kulit dan sangat kelelahan. Melalui siaran langsung Instagram, pelatih petarung Irlandia itu baru-baru ini mengomentari anak didiknya pada saat berada di kelas bulu.
John Kavanagh mengungkapkan jika, “Itu sangat ekstrim dan semuanya dilakukan di bawah pengawasan seorang profesional medis. Bahkan dia sendiri tidak akan pernah kembali ke kelas berat itu sekarang,”
“Ini tidak sehat, dan tidak untuk jangka panjang. Saya akan mendorong Anda untuk melihat foto-fotonya yang lebih baru yang dia pasang di Instagram. Lihat seberapa besar dan kuat kelihatannya. Itulah artinya menjadi petarung, menjadi besar, menjadi kuat, dan menjadi sehat seumur hidup.” tambah Cavanagh.
Saat ini Conor tergabung dalam kelar Lightweight atau kelas ringan UFC. Mantan juara dua divisi itu saat ini masih berada dalam masa pemulihan usai mengalami patah kaki pada saat pertarungan melawan Dustin Poirier tahun lalu.
Lewat akun Instagram pribadinya, McGregor rajin mengunggah postingan yang menunjukkan kesehariannya berlatih. The Notorious kini terlihat sangat bugar, badanya lebih besar dan kuat dari sebelumnya.

Sumber: instagram.com/thenotoriousmma
Para pengemar petarung asal Irlandia itu tentu sudah tidak sabar untuk menunggu aksinya lagi di dalam oktagon. Selama ini pertarungan Conor tidak pernah sepi oleh penonton pasalnya ia selalu bisa menjual pertarungannya melalui drama yang ia buat.
Editor: Arsila Fadwi











