- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
Tahun 2025 Cianjur Zero Anak Tidak Sekolah-Anak Putus Sekolah di SMP

Keterangan Gambar : Kabid SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin.
Pinusnews.id - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, menargetkan zero anak tidak sekolah (ATS) dan anak putus sekolah (APS) SMP pada 2025.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin mengatakan, tahun 2024 tercatat ada 916 siswa SMP di Cianjur putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK atau sederajat.
"Target zero itu bukan berarti tidak ada sama sekali, maksudnya target zero itu tidak ada penambahan lagi," kata Helmi, Minggu 3 November 2024.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Kampung di Agrabinta Cianjur Dikepung Banjir dan Longsor
- Panwascam Sukaluyu Lantik 170 Anggota PTPS
- 918 Burung Digantangkan, Kontes Burung di Pendopo Tumaritis Semarak Luar Biasa
- Dinas Pertanian Buka Bazar Murah untuk Umum
- Jasad Nelayan Tengelam di Pantai Cigebang Cianjur Ditemukan
Helmi mengatakan untuk tahun 2024 ada penurunan sekitar 664 orang, dibanding tahun 2023 ada sekitar 1.580 siswa SMP yang tidak melanjutkan ke jenjang SMA/SMK. Pihaknya berusaha untuk mencarikan solusi agar tidak ada lagi ATS dan APS setiap tahunnya, salah satunya dengan program orang tua asuh dan beasiswa.
"Tercatat jumlah lulusan SMP tahun 2024 sebanyak 29.830 siswa namun yang melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK sederajat hanya 28.914 siswa, sebagian besar melanjutkan ke jenjang SMK, sedangkan sekitar 916 memilih bekerja," ungkapnya. (tim).











