- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
Sudah Ditetapkan DPT Sebanyak 1.816.668 di Pilkada Cianjur 2024

Keterangan Gambar : KPU Cianjur saat menetapkan DPT pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur tahun 2024.
Pinusnews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2024 sebanyak 1.816.668 pemilih, Kamis 19 September 2024.
Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Rustiman, mengatakan, penetapan tersebut dilakukan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT tingkat Kabupaten Cianjur di Palace Hotel, Kecamatan Cipanas, Cianjur.
"Total DPT 1.816.668 pemilih, diantaranya laki-laki 922.850 pemilih dan perempuan 893.818 pemilih yang tersebar di 4.054 TPS di 360 desa/kelurahan dan 32 kecamatan," katanya kepada wartawan.
Baca Lainnya :
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
- Heboh, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Agrabinta Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Bagikan Ribuan Masker Usai Peringati HKN
Rustiman mengungkapkan, berdasarkan rapat pleno rekapitulasi DPT terdapat pengurangan jumlah pemilih sebanyak 1.372 pemilih dari daftar pemilih sementara (DPS) yang asalnya 1.818.040 pemilih, menjadi 1.816.668 pemilih.
"Penurunan itu diakibatkan ada yang pindah luar, ada yang meninggal, juga ada yang TNI/Polri, karena yang namanya penduduk itu dinamis, hari ini bisa disini, besok bisa pindah," kata Rustiman.
Selain itu disebutkannya, dalam rapat koordinasi sinkronisasi daftar pemilih Pilkada se-Indonesia yang dilakukan selama empat hari di Batam, membahas terkait analisasi data ganda dan invalid.
"Kemarin kita di Batam analisis data ganda nasional selama empat hari antar kabupaten dan antar provinsi. Yaitu di cek ada dimana sesungguhnya orangnya, dan akhirnya kita mendapatkan angka itu (DPT) 1.816.668 pemilih," paparnya.
Masih menurut Rustiman, dari hasil rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) tingkat kecamatan ada perubahan.
"Ada 20 kecamatan yang memang ada perubahan ke hasil yang sekarang, karena memang ada kegandaan, 12 (kecamatan) diantaranya aman gak ada perubahan," pungkasnya. (tim).











