- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Sudah Ditetapkan DPT Sebanyak 1.816.668 di Pilkada Cianjur 2024

Keterangan Gambar : KPU Cianjur saat menetapkan DPT pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur tahun 2024.
Pinusnews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2024 sebanyak 1.816.668 pemilih, Kamis 19 September 2024.
Komisioner KPU Kabupaten Cianjur Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Rustiman, mengatakan, penetapan tersebut dilakukan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi DPT tingkat Kabupaten Cianjur di Palace Hotel, Kecamatan Cipanas, Cianjur.
"Total DPT 1.816.668 pemilih, diantaranya laki-laki 922.850 pemilih dan perempuan 893.818 pemilih yang tersebar di 4.054 TPS di 360 desa/kelurahan dan 32 kecamatan," katanya kepada wartawan.
Baca Lainnya :
- Pemotor Luka-Luka, Tabrak Mobil Truk Sedang Parkir di Pacet Cianjur
- Pjs Bupati Cianjur Kunjungi Bazar Jumat Segar
- Heboh, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Agrabinta Cianjur
- Waspada, Positif Covid-19 di Cianjur Melonjak Drastis
- Bagikan Ribuan Masker Usai Peringati HKN
Rustiman mengungkapkan, berdasarkan rapat pleno rekapitulasi DPT terdapat pengurangan jumlah pemilih sebanyak 1.372 pemilih dari daftar pemilih sementara (DPS) yang asalnya 1.818.040 pemilih, menjadi 1.816.668 pemilih.
"Penurunan itu diakibatkan ada yang pindah luar, ada yang meninggal, juga ada yang TNI/Polri, karena yang namanya penduduk itu dinamis, hari ini bisa disini, besok bisa pindah," kata Rustiman.
Selain itu disebutkannya, dalam rapat koordinasi sinkronisasi daftar pemilih Pilkada se-Indonesia yang dilakukan selama empat hari di Batam, membahas terkait analisasi data ganda dan invalid.
"Kemarin kita di Batam analisis data ganda nasional selama empat hari antar kabupaten dan antar provinsi. Yaitu di cek ada dimana sesungguhnya orangnya, dan akhirnya kita mendapatkan angka itu (DPT) 1.816.668 pemilih," paparnya.
Masih menurut Rustiman, dari hasil rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) tingkat kecamatan ada perubahan.
"Ada 20 kecamatan yang memang ada perubahan ke hasil yang sekarang, karena memang ada kegandaan, 12 (kecamatan) diantaranya aman gak ada perubahan," pungkasnya. (tim).











