- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Sinergi Lintas Sektor: Langkah Cianjur Wujudkan Pelayanan Publik Prima.

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, bersama para pihak terkait hadir dalam kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Cianjur, 18 Februari 2026.
Pinusnews.id - Pada Rabu, 18 Februari 2026, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian hadir dalam kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Cianjur. Acara ini bukan sekadar formalitas, melainkan tonggak awal transformasi birokrasi lokal menuju sistem yang lebih terintegrasi.
Penandatanganan MoU melibatkan beberapa instansi kunci seperti Polres Cianjur, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, yang semuanya bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur. Kerja sama ini dirancang untuk menyatukan layanan publik di satu titik akses, mengurangi kerumitan birokrasi yang sering menyulitkan masyarakat.
Tujuan utama inisiatif ini adalah memperkuat integrasi layanan yang terpusat, efektif, dan efisien. Masyarakat kini dapat mengurus berbagai perizinan dan administrasi—mulai dari izin lingkungan hingga layanan kesehatan dan pendapatan daerah—tanpa harus bolak-balik antar instansi. Hal ini mencerminkan visi modernisasi pemerintahan daerah Cianjur di era digital, di mana kemudahan akses menjadi prioritas utama.
Baca Lainnya :
- BPNT di Desa Sukamulya, Dikelola BUMDes Secara Mandiri
- 8 Kades Ontrog Kantor Camat Warungkondang, Ada Apa?
- Naringgul Cianjur Dilanda Banjir
- Polisi Cianjur Tangkap Pembunuh Pegawai Koperasi
- Kunjungan Kerja Danrem 061– Suryakencana ke Cianjur
Dalam sambutannya, Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menekankan nilai kolaborasi lintas sektor. "Melalui kerja sama ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan efektivitas pelayanan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Cianjur, mempercepat proses perizinan serta layanan administrasi lainnya," ujarnya dengan penuh keyakinan.
Pernyataan Bupati Cianjur tersebut menggarisbawahi bahwa sinergi bukan hanya soal tanda tangan, tapi komitmen nyata untuk reformasi birokrasi, merevolusi secara nyata kesenjangan untuk kemudahan interaksi terhadap kepentingan bersama.
Sinergi antar instansi ini juga menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam menghadirkan pelayanan yang prima, mudah, dan terpercaya. Di tengah tantangan birokrasi tradisional yang lambat, langkah ini berpotensi menjadi model bagi daerah lain di Jawa Barat, mendorong efisiensi dan kepuasan masyarakat secara keseluruhan.
Selain itu, MoU ini juga membuka babak baru bagi Cianjur, di mana pelayanan publik bukan lagi beban, melainkan jembatan menuju kesejahteraan. Dengan dukungan bupati dan mitra strategis, harapan akan pemerintahan yang responsif semakin terang, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kemajuan bersama. (dens).











