- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
Sekda Herman Suryatman Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah, dan Buang Bahasa Atuda Ganti dengan Sanaja

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menghaturkan selamat hari raya Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah kepada seluruh masyarakat Jabar.
Herman berharap ada hikmah besar yang dapat diilhami tiap individu dari pelajaran berpuasa sebulan penuh selama Ramadan.
Hingga memasuki tanggal 1 Syawal, kata Herman, yang kerap disebut hari kemenangan, maka sudah sepatutnya setiap insan kembali ke fitrah.
Baca Lainnya :
- Razia ke Karaoke, Polres Cianjur Amankan Enam Orang Pemakai Narkoba
- Material Longsoran Dibersihkan, Jalur Naringgul Cianjur Bisa Dilintasi
- Polres Cianjur Razia Tempat Hiburan, Tamu dan Pemandu Lagu Kelabakan
- Satpol PP Cianjur Amankan Pengedar Miras dan Obat Faftar GÂ
- Tempat Limbah Mebel di Sukaluyu Musnah Terbakar
Herman menuturkan, salah satu fitrah manusia adalah pemimpin di muka bumi, maka jiwa kepemimpinan harus menggelora pada setiap diri masyarakat Jawa Barat untuk hidup berkemajuan.
"Berpuasa selama satu bulan tidak terasa dan sekarang kita memasuki 1 Syawal 1446 Hijriah," kata Sekda Herman Suryatman usai salat Idulfitri di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (31/3/2025).
"Mudah-mudahan kita semua bisa mengambil hikmah dari Idulfitri ini yang esensinya kita semua harus kembali ke fitrah sebagai _khalifah fil ardl_, sebagai pemimpin di muka bumi ini," tutur Herman.
"Paling tidak kita bisa memimpin diri sendiri, memimpin keluarga untuk memberikan manfaat ke "balarea" (semua orang), 'khoirunnas anfa'uhum linnas" menebar manfaat untuk orang banyak," tambahnya.
Maka Herman mengajak masyarakat Jawa Barat untuk mulai mengesampingkan idiom bahasa Sunda "atuh da" yang secara mentalitas sering dijadikan alasan bagi seseorang untuk tidak maju atau tidak meneruskan usahanya karena keterbatasan yang dimiliki.
Semangat "sanajan" sebuah kata dalam bahasa Sunda yang artinya meskipun harus menjadi pegangan individu Jawa Barat untuk tekun meraih cita-cita.
Misalnya, "sanajan" atau meskipun ada kekurangan seseorang akan tetap berusaha maju demi menggapai cita-cita, bukan "atuh da" karena ada keterbatasan lantas menyurutkan niat seseorang untuk mau berusaha.
"Kalau kita semua punya jiwa kepemimpinan yang baik, insyaallah, tidak akan ada kemiskinan, pengangguran karena kita semuanya diciptakan Allah SWT dengan berbagai kekuatan dan kelebihan. Pertanyaannya mau apa tidak," katanya.
"Di 1 Syawal ini kita "gederkeun" semangat "sanajan", "sanes atuh da". Sehingga walaupun ada keterbatasan bukan alasan kita untuk tidak maju dan kita tidak memberi manfaat kepada yang lain. Itulah esensi kepemimpinan sejati," tandasnya.
"Maka Saya Herman Suryatman bersama keluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, "taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa dhiyamakum, minal aidzin wal faidzin", mohon maaf lahir dan batin," pungkas Herman. (tim-dens).











