- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Ribuan Ruang Kelas Sekolah Dasar di Cianjur dalam Keadaan Rusak, Antisipasinya Bagaimana?

Keterangan Gambar : Kabid SD Disdikpora Cianjur, Arifin.
Pinusnews.id - Ribuan ruang kelas sekolah dasar (SD) yang tersebar di Kabupaten Cianjur masih banyak yang rusak. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) terus berupaya untuk membereskan perbaikan ruang kelas tersebut.
Kepala Bidang SD Disdikpora Cianjur, Arifin merinci kelas yang alami rusak berat sebanyak 697 unit, rusak sedang 1.952 unit, dan rusak ringan 1.605 unit.
"Dari hasil pendataan terakhir ada peningkatan jumlah ruang kelas yang rusak. Di sisi lain juga masih ada kekurangan ruang kelas baru (RKB) sebanyak 1.358 unit karena setiap tahun ada penambahan jumlah rombongan belajar (rombel)," ujar Arifin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 17 September 2024.
Baca Lainnya :
- Jenazah PMI Asal Cianjur Selatan, Tiba Di Rumah Duka
- IPAL Rusak, Warga Dua Kampung di Cibeber Cianjur Keluhkan Bau Menyengat
- Aslinya, Cianjur Rawan Bencana, Karena Daerahnya Perbukitan
- Akses Jalan Sempat Tertutup, Bencana Longsor di Tanggeung Cianjur
- Kepala Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Terpapar Covid-19
Menurut Arifin kekurangan ruang kelas baru akibat jumlah siswa yang mengalami kenaikan setiap tahunnya. Di 2024 terdata kurang lebih 250 ribu siswa SD negeri dan swasta se-Cianjur.
"Untuk batuan tahun ini baru 123 ruang kelas baru yang dikelola dengan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dan 48 ruang kelas baru yang dikelola Dana Alokasi Khusus (DAK)," jelas Arifin.
Namun ada juga sekolah yang mendapatkan bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) seperti sekolah di Cibeber yang dibangun dua lokal oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).
"Kementerian PUPR juga merencanakan pembangunan kelas baru untuk 32 SD di Cianjur, sehingga beberapa sekolah termasuk SDN Sukaluyu 1 termasuk penerima bantuan tersebut. Semoga saja dua tahun ke depan sekolah yang rusak dapat kami perbaiki semuanya," pungkasnya. (tim).











