- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
Ribuan Ruang Kelas Sekolah Dasar di Cianjur dalam Keadaan Rusak, Antisipasinya Bagaimana?

Keterangan Gambar : Kabid SD Disdikpora Cianjur, Arifin.
Pinusnews.id - Ribuan ruang kelas sekolah dasar (SD) yang tersebar di Kabupaten Cianjur masih banyak yang rusak. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) terus berupaya untuk membereskan perbaikan ruang kelas tersebut.
Kepala Bidang SD Disdikpora Cianjur, Arifin merinci kelas yang alami rusak berat sebanyak 697 unit, rusak sedang 1.952 unit, dan rusak ringan 1.605 unit.
"Dari hasil pendataan terakhir ada peningkatan jumlah ruang kelas yang rusak. Di sisi lain juga masih ada kekurangan ruang kelas baru (RKB) sebanyak 1.358 unit karena setiap tahun ada penambahan jumlah rombongan belajar (rombel)," ujar Arifin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 17 September 2024.
Baca Lainnya :
- Jenazah PMI Asal Cianjur Selatan, Tiba Di Rumah Duka
- IPAL Rusak, Warga Dua Kampung di Cibeber Cianjur Keluhkan Bau Menyengat
- Aslinya, Cianjur Rawan Bencana, Karena Daerahnya Perbukitan
- Akses Jalan Sempat Tertutup, Bencana Longsor di Tanggeung Cianjur
- Kepala Puskesmas Cikalongkulon Cianjur Terpapar Covid-19
Menurut Arifin kekurangan ruang kelas baru akibat jumlah siswa yang mengalami kenaikan setiap tahunnya. Di 2024 terdata kurang lebih 250 ribu siswa SD negeri dan swasta se-Cianjur.
"Untuk batuan tahun ini baru 123 ruang kelas baru yang dikelola dengan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dan 48 ruang kelas baru yang dikelola Dana Alokasi Khusus (DAK)," jelas Arifin.
Namun ada juga sekolah yang mendapatkan bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) seperti sekolah di Cibeber yang dibangun dua lokal oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).
"Kementerian PUPR juga merencanakan pembangunan kelas baru untuk 32 SD di Cianjur, sehingga beberapa sekolah termasuk SDN Sukaluyu 1 termasuk penerima bantuan tersebut. Semoga saja dua tahun ke depan sekolah yang rusak dapat kami perbaiki semuanya," pungkasnya. (tim).











