- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
Ramadan 2026: Empati dan Semangat Berbagi Takjil Dirtek Perumdam Tirta Mukti Cianjur

Keterangan Gambar : Direktur Teknik Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Yudi Haryadi beserta staf, saat berbagi takjil dengan pengguna jalan, pada Senin, 9 Maret 2026.
Pinusnews.id - Sore hari di tengah keramaian Jalan Siliwangi, Cianjur, pada Senin, 9 Maret 2026, suasana bulan Ramadan terasa begitu hangat. Direktur Teknik Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Yudi Haryadi, beserta jajaran stafnya, menggelar pembagian takjil gratis dengan penuh semarak.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan hati untuk berbagi kebaikan di bulan suci, di mana setiap paket takjil menjadi jembatan empati bagi pejalan kaki dan pengendara yang lelah menahan dahaga seharian.
Empati menjadi inti dari aksi ini, di mana Perumdam Tirta Mukti Cianjur tidak hanya menyediakan air bersih sebagai tugas utama, tapi juga kehangatan sosial. Bayangkan para pengendara motor yang terjebak macet, atau pejalan kaki yang buru-buru menuju rumah—mereka sering kali lupa membawa bekal berbuka.
Baca Lainnya :
- Soal Data KPM, Komisi D Siap Panggil TKSK dan Camat Warungkondang
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
- Belum Ditemukan, Aji Prasetyo Tenggelam di Leuwi Lengsir, Sukaluyu
- Politisi Partai Nasdem, Rela Sisihkan Gaji Untuk Jompo dan Anak Yatim
- Dodit Ardian Penjabat Sekda Cianjur Gantikan Cecep Alamsyah
Dengan membagikan takjil berisi air mineral, dan makanan ringan, tim Yudi Haryadi menunjukkan bahwa kepedulian bisa lahir dari hal sederhana, mempererat ikatan antarwarga di tengah kesibukan kota.
Menurut Yudi Haryadi, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kepedulian sosial dan silaturahmi. "Paket takjil ini untuk pengguna jalan, tujuannya meningkatkan empati, kepedulian sosial dan mempertebal keimanan," ujarnya usai langsung membagikan paket-paket tersebut kepada ratusan penerima.
Pembagian takjil mencerminkan visi seorang pemimpin yang memadukan tugas profesional dengan nilai spiritual, menjadikan berbagi sebagai sarana memperkuat iman bersama.
Lebih lanjut, Yudi Haryadi menekankan manfaat praktis dari inisiatif ini. Ia berharap takjil tersebut bisa membantu masyarakat, khususnya mereka yang belum sempat membeli makanan berbuka karena kesibukan atau keterbatasan.
Rasa empati ini terasa nyata saat staf berinteraksi langsung, tersenyum, dan berbincang singkat dengan penerima, menciptakan momen kebersamaan yang langka di jalan raya yang biasanya dingin dan impersonal.
Sedekah takjil di bulan Ramadan memang memiliki nilai ibadah yang istimewa. Dalam ajaran Islam, memberi makan orang yang berpuasa dianggap setara dengan pahala besar, bahkan seperti memberi makan sepuluh orang yang berpuasa.
Aksi Perumdam Tirta Mukti Cianjur ini menjadi contoh bagaimana amalan sederhana bisa melipatgandakan kebaikan, terutama bagi yang kurang mampu atau terlupakan di tengah arus lalu lintas.
Kegiatan semacam ini juga memperkuat citra Perumdam Tirta Mukti Cianjur sebagai lembaga yang peduli masyarakat. Di luar fungsi penyediaan air, inisiatif sosial seperti ini membangun kepercayaan dan rasa memiliki dari warga Cianjur.
Empati yang ditunjukkan bukan hanya simbolis, tapi nyata—setiap paket takjil adalah doa untuk kemudahan orang lain, sekaligus pengingat bahwa Ramadan adalah waktu untuk saling menguatkan.
Semangat berbagi takjil ala Yudi Haryadi dan timnya mengajak kita semua merefleksikan peran kita di masyarakat. Di era yang semakin individualis, aksi empati seperti ini menjadi obat bagi jiwa yang haus akan kebersamaan. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi, agar Jalan Siliwangi dan setiap sudut negeri dipenuhi kebaikan serupa di Ramadan mendatang. (dens).











