- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
Presiden Prabowo dan PM Albanese Sepakati Penguatan Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Austr

Keterangan Gambar : Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Ruang Oval, Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 15 Mei 2025. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
Pinusnews.id - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Ruang Oval, Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 15 Mei 2025. Pertemuan ini menjadi kelanjutan dari pertemuan tête-à-tête kedua pemimpin dan menegaskan semangat untuk memperkuat kemitraan strategis komprehensif antara Indonesia dan Australia.
Presiden Prabowo membuka pertemuan dengan menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Anthony Albanese sebagai Perdana Menteri Australia. Kepala Negara juga mengapresiasi kunjungan resmi ini sebagai bentuk penghormatan serta simbol kuat persahabatan kedua negara.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kehormatan besar yang Anda berikan kepada kami dengan menjadikan Indonesia sebagai tujuan kunjungan luar negeri pertama setelah Anda terpilih kembali,” ujar Presiden Prabowo.
Baca Lainnya :
- Rini Valentina, Penulis Mendunia Berkarya di Masa Pandemi Covid-19
- Jelang Pilkada 2020, Polsek Sukaluyu Gelar Deklarasi Pilkada Damai
- Bos Baik Hati Bangun Masjid untuk Ibadah Karyawannya
- Penipu Berkedok Paket Kurban Dijebloskan ke Penjara
- Logistik Pemilihan Mulai Besok Didistribusikan KPU
Presiden Prabowo menekankan bahwa hubungan Indonesia dan Australia telah terjalin dengan baik dan kuat. Ia berharap pertemuan ini dapat semakin memperkuat kerja sama di berbagai bidang, baik dalam konteks bilateral, kawasan, maupun global.
“Kunjungan ini kembali menegaskan persahabatan kita dan kami sangat menghargainya. Saya juga menyambut baik kesempatan ini untuk memperkuat keterlibatan dan kerja sama kita, baik secara bilateral, regional, maupun global,” lanjut Presiden Prabowo.
Sementara itu, PM Albanese dalam sambutannya menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra tak tergantikan bagi Australia. Ia mengungkapkan bahwa pemerintahannya baru saja dilantik sehari sebelum keberangkatannya ke Jakarta, yang menegaskan pentingnya Indonesia dalam kebijakan luar negeri Australia.
“Indonesia adalah mitra yang tidak tergantikan bagi Australia dan kedua bangsa kita memiliki ikatan yang tak terputus. Saya merasa terhormat dapat mengunjungi Indonesia sekali lagi sebagai kunjungan bilateral pertama saya setelah pemilihan umum,” kata PM Albanese.
PM Albanese juga menyoroti pentingnya kerja sama ekonomi dan peran sentral Indonesia di ASEAN. Ia menyampaikan optimismenya untuk memperluas kolaborasi ekonomi antara kedua negara di kawasan Asia Tenggara yang tengah tumbuh pesat.
“Sekarang adalah waktu yang tepat bagi kita untuk meningkatkan kerja sama dalam kerangka kemitraan ekonomi komprehensif dan saya menantikan diskusi yang produktif hari ini untuk mencapai tujuan bersama kita,” tutur PM Albanese.
Pertemuan bilateral ini mencerminkan kepercayaan dan komitmen bersama dalam memperkuat hubungan antar dua negara tetangga yang strategis. Kedua pemimpin bersepakat untuk terus memperluas kolaborasi di berbagai bidang di tengah dinamika geopolitik yang berkembang. (tim-dens).











