Perhutani KPH Cianjur Perkuat Patroli Malam, Sinergi dengan Polsek, Desa, dan Damkar Cegah Karhutla

03 Agu 2026, 09:48:33 WIB Cianjur
Perhutani KPH Cianjur Perkuat Patroli Malam, Sinergi dengan Polsek, Desa, dan Damkar Cegah Karhutla

Keterangan Gambar : Personel Polisi Kehutanan (Polhut) KPH Cianjur, aparat Kepolisian Sektor setempat, unsur pemerintahan desa, dan tim pemadam kebakaran, melakukan pengawasan dari ancaman kebakaran dan gangguan keamanan.


Pinusnews.id - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur menunjukkan langkah proaktif dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran dan gangguan keamanan dengan menggelar patroli gabungan pada malam hari.

Kegiatan yang berlangsung Rabu malam hingga dini hari itu melibatkan personel Polisi Kehutanan (Polhut) KPH Cianjur, aparat Kepolisian Sektor setempat, unsur pemerintahan desa, dan tim pemadam kebakaran. Langkah ini menegaskan komitmen Perhutani untuk melakukan pengawasan intensif pada jam-jam yang rawan.

Patroli malam dipilih karena faktor risiko yang meningkat setelah matahari terbenam. Dengan jarak pandang terbatas dan potensi aktivitas ilegal yang kerap memanfaatkan kegelapan, keberadaan tim gabungan menjadi krusial. Perhutani bersama mitra menyusuri titik-titik rawan dan memeriksa jalur akses ke hutan, sekaligus memetakan potensi titik api agar respons bisa lebih cepat bila diperlukan.

Baca Lainnya :

Sinergi antarlembaga menjadi kekuatan utama operasi ini. Selain Polhut, patroli dibantu personel Polsek yang memahami kondisi keamanan wilayah, Kepala Desa Cibadak yang mewakili aspirasi masyarakat setempat, serta tim Damkar Unit Cibeber yang siap menanggulangi jika ditemukan percikan api. Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana pencegahan kebakaran hutan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan upaya bersama.

Administratur Perhutani KPH Cianjur, Herdy Indriawan, menegaskan bahwa pengawasan malam hari menghadirkan tantangan tersendiri sehingga butuh kerja bareng yang solid. 

“Kerawanan hutan tidak turun saat matahari terbenam, justru malam hari menjadi waktu yang krusial untuk dipantau karena jarak pandang terbatas. Kami berterima kasih kepada Polsek, Kepala Desa Cibadak, dan tim Damkar Cibeber yang mendampingi tim Polhut demi memastikan tidak ada aktivitas ilegal maupun percikan api tersembunyi di area hutan,” ujarnya. Ini juga menegaskan peran Perhutani sebagai motor penggerak koordinasi lapangan.

Kepala Desa Cibadak, Elan Hermawan, menyambut positif kehadiran patroli gabungan karena memberi rasa aman bagi warga yang tinggal di pinggiran hutan. 

“Patroli malam ini sangat penting. Selain mencegah kebakaran akibat kelalaian warga atau pemburu, ini juga meminimalisir tindak kejahatan di sekitar desa kami. Kami berharap masyarakat yang beraktivitas di sekitar hutan pada malam hari bisa lebih waspada dan segera melapor jika melihat kejanggalan,” kata Elan. 

Jadi, jelas terlihat dukungan pemerintah desa memperkuat pesan pencegahan yang disampaikan Perhutani.

Dari sisi kesiapsiagaan pemadam, patroli bersama memberi keuntungan praktis. 

Menurut Asep Purnama dari Damkar Unit Cibeber, kegiatan malam membantu memetakan akses jalan, sumber air, dan titik evakuasi sehingga armada bisa bergerak lebih efisien saat kondisi gelap.

“Medan hutan di malam hari tentu lebih berisiko bagi pergerakan armada pemadam. Melalui patroli malam bersama ini, kami dari Damkar Cibeber bisa memetakan akses jalan, sumber air terdekat, dan titik evakuasi darurat, sehingga jika terjadi situasi merah di malam hari, respons kami bisa tetap cepat, tepat, dan selamat,” tegasnya.

Patroli gabungan KPH Cianjur ini memberi contoh konkret bagaimana pencegahan Karhutla dan gangguan keamanan hutan bisa dilakukan lewat koordinasi lintas sektor. Upaya patroli malam tidak hanya mencegah kebakaran sejak dini, tetapi juga membangun rasa aman bagi masyarakat sekitar hutan dan memperkuat kapasitas tanggap darurat.

Dari kolaborasi maupun upaya bersama ini ke depannya lebih ditingkatkan lagi, dimana penguatan patroli seperti ini harus pula didukung pelibatan warga dan teknologi pemantauan hingga bisa menjadi model bagi pengelolaan hutan berkelanjutan di daerah lain. (Kom-PHT/Cjr/HN/dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment