- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
Pentingnya Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan sehat bagi Masyarakat

Keterangan Gambar : Petugas Puskesmas Cidaun sedang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya PHBS.
Pinusnews.id - Kepala Puskesmas Cidaun Eman Sulaeman, mengungkapkan soal pentingnya edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS bagi masyarakat.
"Edukasi PHBS kepada masyarakat sangat penting dilakukan agar dijadikan sebagai gaya hidup sehari-hari," kata dia, Senin 26 Agustus 2024.
Bersama tenaga kesehatan, edukasi PHBS dilakukan secara berkesinambungan dan diharapkan dapat dipahami hingga akhirnya jadi kebiasaan.
Baca Lainnya :
- Mayora Kolaborasi Gandeng Pemerintah, Tanam 3000 Pohon di Cianjur
- Dian Nunang Muslim Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna Desa TanjungsariÂ
- Tim Milenial Peduli Bebaskan Orang Dipasung
- Cegah Penularan Covid-19, Kodim 0608 Cianjur bersama NPCI Bagikan Ribuan Masker
- Truk dan Kendaraan Besar Dilarang Melintas Jalur Puncak Saat Libur Panjang
"Penerapan PHBS sangat bermanfaat kepada masyarakat untuk mencegah berbagai masalah kesehatan," ujarnya.
Dia menambahkan, puskesmas secara rutin melaksanakan penyuluhan kesehatan baik di luar maupun dalam gedung.
"Dengan disiplin menerapkan PHBS, masyarakat dapat mengurangi risiko terkena penyakit-penyakit," jelasnya. (tim).











