- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
Menteri Sosial Beri Bantuan bagi Anak-anak dengan Penyakit Berat
Editor: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Menteri Sosial Tri Rismaharini saat memberikan bantuan kepada anak dan orang tua.
Pinusnews.id - Bantuan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini bagi anak-anak yang mengalami penyakit berat sangat berarti bagi para anak dan juga orang tua. Mensos tidak hanya memberikan bantuan untuk berobat bagi anak, tapi juga bagi orang tua untuk mendukung dan menciptakan lingkungan yang suportif dalam merawat anak.
Hal ini dirasakan oleh Warma (72), warga Kelurahan Tamansari, Kecamatan Lelea, Indramayu. Istri Warma, Tasinah (48), mendapatkan bantuan kewirausahaan berupa warung jajanan anak. Sedangkan ia ditawarkan Mensos usaha ayam petelur.
Anak bungsu Warma, Fahrul (6), mengalami Aneurisma Otak yang membuatnya lumpuh. Kondisi ini mengakibatkan Fahrul harus dibantu dalam aktivitas sehari-sehari. Akibatnya, Warma harus mencari tambahan untuk biaya berobat anaknya, dan istrinya tidak bisa bekerja karena harus mengurusi Fahrul.
Baca Lainnya :
- Tak Ada Pungutan dalam Proses Rekrutmen Tenaga Kesehatan Haji 2024
- Serahkan Sertifikat Wakaf, Presiden Jokowi: Agar Tidak Terjadi Sengketa Lahan
- STAI Al-Azhary Cianjur resmikan Sumur Bor di kampung Cibogo
- Antisipasi Lonjakan COVID-19 di Jabar, Bey Machmudin Ingatkan Prokes dan Vaksinasi
- Menteri Budi Arie: Hadirkan Damai Sejahtera di Nusantara
"Terima kasih Bu Menteri bantuannya," kata Warma saat bertemu dengan Mensos di Sentra Phalamartha Sukabumi, Rabu (27/12).
Mensos mengatakan, selain bantuan bagi anak, dukungan kepada orang tua juga sama pentingnya. Pengobatan bagi anak-anak memerlukan waktu yang panjang.
"Makanya saya tawarkan untuk menambah income. Staf saya akan turun untuk asesmen usaha apa yang bisa mereka lakukan," ujarnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Mensos juga memberikan bantuan bagi tiga anak lainnya. Di antaranya Rizky Putra Irawan (9) asal Sukabumi yang mengalami kelumpuhan, Iffa Astila Rahma (9) asal Sukabumi yang mengalami kelainan kulit, dan Aisyah Azzahra (9) asal Lebak Banten mengalami beta thalasemia.
Kemensos melalui Sentra memberikan bantuan Asistensi Rehabilitas Sosial (ATENSI) berupa bantuan akomodasi ke rumah sakit, pengalihan dan pendaftaran BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), alat bantu kursi roda adaptif, bantuan kewirausahaan untuk orang tua, perlengkapan sekolah, sepeda, sandang, sembako, pemenuhan nutrisi, dan bantuan lainnya.
Selain bantuan Kemensos, juga diberikan bantuan hasil donasi dari Kitabisa.com sebesar Rp 141.106.710 dari 10.142 donasi untuk keempat anak tersebut. (Dens-Tim).











