- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
Mensos Minta Orang Tua Tak Sembunyikan Anak Penyandang Disabilitas

Keterangan Gambar : Menteri Sosial Tri Rismaharini saat bertemu dengan para penyandang disabilitas rungu wicara.
Pinusnews.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta para orang tua untuk tidak menyembunyikan anak penyandang disabilitas. Pernyataan ini dilontarkan Mensos saat bertemu dengan para penyandang disabilitas rungu wicara di Sentra Mulya Jaya Kemensos, Jakarta, Kamis (11/1).
"Tidak boleh ada orang tua yg menyembunyikan anak-anaknya yg disable," katanya.
Dikatakan Mensos, anak penyandang disabilitas memerlukan dukungan agar mereka bisa mandiri. Penyandang disabilitas memiliki potensi untuk sukses jika kemampuannya diasah dengan baik dan tepat. Oleh karena itu, Mensos menginstruksikan semua sentra di bawah Kementerian Sosial agar memiliki program rehabilitasi sosial bagi disabilitas yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan.
Baca Lainnya :
- Kemenag Buka Rekrutmen 500 Dai untuk Wilayah 3T, Ini Kriterianya
- Presiden Jokowi Paparkan Potensi Investasi IKN kepada Pengusaha Brunei
- Memahami Hukum Waris Islam
- Bupati Herman Suherman: McDonald\'s Peduli Para Anak Yatim di Cianjur
- Bey Machmudin Pantau Penertiban Keramba Jaring Apung di Kawasan Waduk Cirata
"Saya minta kepada kepala sentra, ini wajib hukumnya. Kita membantu orang yang memang mampu kok," ujarnya.
Mampu yang dimaksud Mensos adalah fakta bahwa banyak penyandang disabilitas yang dapat mengaktualisasikan dirinya dan mampu bersaing di dunia kerja. Mensos meminta agar sentra memiliki kurikulum pelatihan vokasional yang sesuai dengan permintaan pasar sehingga setelah kembali ke masyarakat bisa bekerja.
Mensos menekankan bahwa tidak ada lembaga negara yang menangani penyandang disabilitas selain Kemensos. Maka kinerja Kemensos di bidang rehabilitasi sosial penyandang disabilitas menjadi sesuatu yang krusial.
Salah satu sentra Kemensos yang berhasil menerapkan rehabilitasi sosial penyandang disabilitas adalah Sentra Mulya Jaya di Pasar Rebo Jakarta Timur. Banyak di antara penerima manfaat yang sudah disalurkan ke dunia kerja. Salah satunya adalah Hany (30), penyandang disabilitas rungu wicara asal Depok. Hany menerima pelatihan tata boga dari Sentra Mulya Jaya. Saat ini Hany bekerja di salah satu restoran fast food terkenal di Indonesia.
Penerima manfaat lainnya adalah Ronald (37). Sama dengan Hany, Ronald juga penyandang disabilitas rungu wicara. Sejak graduasi dari Sentra Mulya Jaya, Ronald bekerja di sebuah perusahaan industri dan mampu meraih kemandirian finansial dimana saat ini ia sudah memiliki rumah, mobil, dan motor. (Tim).











