Breaking News
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
Libatkan 100 Ahli, Situs Megalitikum Gunung Padang Akan Dipugar Mulai Agustus 2025

Keterangan Gambar : Situs Megalitikum Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Pinusnews.id - Pemerintah akan melakukan penelitian dan pemugaran lanjutan Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat mulai bulan Agustus 2025 ini.
Dalam proses itu, Ketua Tim Peneliti Situs Megalitikum Gunung Padang Ali Akbar mengatakan pemugaran situs Piramida dengan model punden berundak yang usianya diperkirakan lebih tua dari Piramida Giza di Mesir tersebut akan melibatkan 100 orang ahli.
"Rencananya di awal Agustus 2025 dimulai pemugaran dan penelitian lanjutannya," kata dia, Rabu (30/7) seperti dikutip dari detikJabar.
Dia menerangkan ada sembilan peneliti utama dengan bidang keahlian khusus masing-masing mulai dari ahli di bidang arkeologi, geologi, geofisika, stratigrafi, geografi, geodesi, biologi, arsitek, planologi, tradisi lisan, hidrologi, hingga geoteknik.
"Jadi dari sembilan orang tersebut masing-masing membawa anggota dalam timnya yang juga merupakan berstatus ahli," ujar Ali.
Ali menegaskan seluruh ahli yang dilibatkan merupakan peneliti dari dalam negeri. Namun, pihaknya tak menutup kemungkinan apabila ada peneliti asing yang kemudian datang tetapi hanya bisa menyaksikan.
"Tidak ada ahli asing yang dilibatkan. Tapi kalau nanti ada peneliti asing mau turut serta menyaksikan silakan," kata dia.
Selain itu, lanjut Ali, pihaknya juga akan melibatkan warga lokal di sekitaran situs Gunung Padang dalam proses penelitian dan pemugaran.
"Nanti ditambah warga setempat dalam proses pemugaran dan penelitian. Jumlah warga masih kami data," ucapnya.
Sementara itu, Budayawan Cianjur Eko Wiwid menyatakan mendukung riset lanjutan Situs Gunung Padang, tapi harus mengutamakan pendekatan ilmu pengetahuan dan melibatkan seluruh potensi dari lintas disiplin ilmu.
"Saya setuju dan mendukung bentuk upaya riset Situs Gunung Padang, apalagi kalau sampai tuntas. Diharapkan memang melibatkan seluruh potensi dari lintas disiplin ilmu. Karena Situs Gunung Padang dibangun bukan hanya berdasarkan satu bidang ilmu pengetahuan," kata dia.
Menurutnya pelibatan masyarakat sekitar juga penting agar teredukasi dan mengetahui fakta sebenarnya secara ilmiah. (tim dens).
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











