- Pemkab Cianjur Perkuat Komitmen Anti-Korupsi Melalui Kode Etik dan TPP
- Kejari Cianjur Perkuat Integritas Pengelola Madrasah melalui Pencerahan Hukum
- DTPHP Cianjur Perkuat Kesiapan Koperasi Merah Putih Lewat Sinergi Pertanian
- Disperkim Cianjur Percepat Hunian Aman bagi Warga Terdampak Bencana
- Bapenda Cianjur Perkuat Evaluasi PAD demi Pembangunan yang Lebih Maju
- Bupati dan BAZNAS Cianjur Hadir Cepat, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Kebakaran di Cilaku
- Disdikpora Cianjur Membangun SD Negeri Hegarsari lewat Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026
- Bapperida Cianjur Perkuat Bukti Dukung Inovasi demi Reformasi Birokrasi yang Lebih Baik
- Provinsi Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah Sampai ke Desa
- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
KH. R. Abdul Rauf Kembali Terpilih Jadi Ketua MUI Kabupaten Cianjur 2024-2029

Keterangan Gambar : Salah satu momen usai pemilihan Ketua MUI Kabupaten Cianjur untuk periode tahun 2024-2029 di Gedung Dakwah Cianjur.
Pinusnews.id - Perhelatan Musda XI MUI Kabupaten Cianjur telah berlangsung lancar 23-24 Desember 2024, di Gedung Dakwah. Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pengurus MUI Masa Khidmat 2019-2014 diterima peserta.
Adapun Hasil Rapat Tim Formatur memutuskan Dewan Pimpinan MUI Masa Khidmat 2024-2029 adalah sebagai Ketua Umum KH.Drs.R.Abdul Rauf. Wakil Ketua Umum Dr.H.Ahmad Yani,S.IP,M.Si. Sekretaris Umum H.Saepul Ulum, S.Ag,M.Si. Bendahara Umum H.Yosep Umar, MH.
Ketua MUI Kabupaten Cianjur, KH R. Abdul Rauf mengatakan, Musda ini merupakan kegiatan rutin luma tahunan sesuai dengan Pedoman Dasar dan Rumah Tangga (PDPRT) MUI.
Baca Lainnya :
- Akibat Tanah Longsor, Akses Jalan Sukanagara dan Pagelaran Cianjur Selatan Lumpuh Total
- Akibat Sosialisasi Kurang Gencar, Ada Warga Pinggiran Cianjur Tak Tahu Pilkada
- Kini di Cianjur Hadir Layanan Virtual Grab Driver Center
- Polsek Mande Semangati Warga Ajakan 3M, Ini Tujuannya
- Waduh, Warga Dua Desa di Naringgul Cianjur Keluhkan Proyek Jalan Mangkrak
"Kegiatan ini bertujuan untuk membahas dan mengevaluasi program kerja sebelumnya. Setelah itu barulah dilanjutkan dengan pemilihan ketua yang baru," tuturnya.
Disebutkan, pemilihan ketia yang baru melibatkan perwakilan dari berbagai elemen, termasuk perwakilan MUI di kecamatan, pesantren, cendikiawan, dan organisasi masyarakat (ormas) Islam.
"Tiap kecamatan mengirimkan 11 perwakilan menjadi formatur memilih ketua baru, dan sekaligus memperkuat perannnya dalam membimbing umat," imbuh KH R. Abdul Rauf menjelaskan proses pemilihan Ketua MUI Kabupaten Cianjur. (dens).











