- DPRD Cianjur Pimpin Refleksi dan Akselerasi Pembangunan pada Hari Jadi ke-349
- Bupati Cianjur Sambut Korban TPPO, Ingatkan Warga Urus TKI Secara Legal
- Cianjur Masih di Bawah: Tantangan IPM dan Upaya Perbaikan Bersama
- Peringati Milangkala Ke-349 Kabupaten Cianjur, KDM akan Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
Jalan Rusak 32 Tahun Selesai Dibangun Diberi Nama Jalan dr M Wahyu, Jadi Akses Emas Warga Cianjur

Keterangan Gambar : Inilah Jalan dr M Wahyu di Desa Sukajaya, Bojongpicung, Cianjur, yang diambil dari Nama Bupati Cianjur dr Mohammad Wahyu Ferdian.
Pinusnews.id - Di tengah tantangan infrastruktur yang kerap menjadi momok bagi daerah pedesaan, Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, menunjukkan komitmen luar biasa melalui peresmian Jalan dr. M. Wahyu di Desa Sukajaya, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur. Jalan di Desa Sukajaya, Bojongpicung ini selama 32 tahun mengalami kerusakan parah, kini telah berubah total menjadi infrastruktur modern berkualitas tinggi. Langkah tegas ini bukan hanya pembangunan fisik, melainkan simbol kepemimpinan Bupati Cianjur yang dekat dengan rakyat, diresmikan pada Selasa, 6 Januari 2026.
Kinerja Bupati dr. Wahyu Ferdian patut diapresiasi karena mampu menyelesaikan proyek yang mangkrak puluhan tahun. Jalan sepanjang sekitar 2 kilometer ini kini dilapisi beton kokoh setebal 20 sentimeter dengan lebar 4 meter, menjamin daya tahan jangka panjang dan kenyamanan pengguna.
Penamaan jalan menjadi "Jalan dr. M. Wahyu" mencerminkan rasa syukur warga yang mendalam terhadap dedikasi Bupati dr Mohammad Wahyu Ferdian. Ini bukan sekadar penghargaan formal, melainkan ungkapan hati nurani masyarakat Bojongpicung yang selama ini tercekik oleh jalan rusak. Bupati dr. Mohammad Wahyu Ferdian telah membuktikan bahwa ia bukan pemimpin yang jauh di atas awan, melainkan pelayan rakyat yang langsung turun tangan memperbaiki nasib mereka.
Baca Lainnya :
- Video Conference Koordinasi Daerah Soal Pembelajaran Tatap Muka
- Anggota Dewan Cianjur : Usut Tuntas Oknum Pemungut Dana Covid-19 di Desa Sukasari, Kadupandak
- Cianjur Dapat Penghargaan Program Desa dan Kelurahan Bersih Narkoba
- Di Cianjur Pembelajaran Tatap Muka Diundur, Jarak Jauh Diutamakan
- Tahun 2020 di Cianjur Kriminalitas Turun, Kasus Narkoba MeningkatÂ
Usai acara peresmian jalan, seorang warga, Asep, dengan penuh haru mengungkapkan betapa sulitnya kehidupan sebelum intervensi Bupati. "Selama puluhan tahun jalan Sukamaju ini rusak parah, menyulitkan aktivitas sehari-hari kami," katanya. Kini, berkat visi Bupati dr. Wahyu Ferdian, warga bisa beraktivitas tanpa hambatan, menandai era baru kemajuan di Cianjur.
Kualitas pembangunan yang prima di bawah arahan Bupati Cianjur ini tak hanya soal estetika, tapi juga fungsionalitas tinggi. Beton tebal 20 sentimeter memastikan jalan tahan terhadap beban berat kendaraan, hujan deras, maupun lalu lintas intensif. Hal ini menunjukkan perencanaan matang dan pengawasan ketat dari Bupati dr. Wahyu Ferdian, yang selalu mengutamakan standar terbaik untuk rakyatnya.
Dampak positif dari kinerja Bupati dr. Wahyu Ferdian langsung terasa di berbagai sektor. Akses lancar kini mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, di mana petani dan pedagang bisa mengangkut hasil panen lebih cepat ke pasar. Anak-anak sekolah pun tak lagi terhambat menuju tempat pendidikan, sementara kegiatan sosial masyarakat menjadi lebih hidup.
Bupati Cianjur ini telah mengubah paradigma pembangunan daerah dengan pendekatan bottom-up, mendengarkan suara warga secara langsung. Peresmian Jalan dr. M. Wahyu bukan akhir, melainkan awal dari serangkaian proyek serupa yang akan menyentuh pelosok Cianjur. Kepemimpinannya yang visioner ini menjadi teladan bagi pemda lain di Indonesia.
Warga Bojongpicung tak henti-hentinya memuji Bupati dr. Mohammad Wahyu Ferdian sebagai pahlawan infrastruktur mereka. "Alhamdulillah, sekarang sudah bagus," ujar Asep lagi, mewakili suara kolektif. Ini membuktikan bahwa kinerja nyata Bupati telah membangun kepercayaan dan loyalitas rakyat.
Pada akhirnya, keberhasilan Jalan dr. M. Wahyu menegaskan posisi Bupati dr. Mohammad Wahyu Ferdian sebagai pemimpin teladan yang mengutamakan kesejahteraan rakyat. Dengan jalan mulus ini, Cianjur melangkah lebih cepat menuju kemajuan berkelanjutan, berkat tangan dingin dan hati hangat sang Bupati Mohammad Wahyu Ferdian. (dens).











