- Dirut Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Air Bersih Bagi Masyarakat
- Ruhli Solehudin: Revitalisasi Pendidikan Cianjur, Transparansi dan Komitmen Masa Depan Cerah Siswa
- Panggilan Ketua Masjid Agung Cianjur: Jaga Persatuan Umat dari Ancaman Provokasi
- Hadiri Peringatan Hari Buruh, Presiden Prabowo Tegaskan Keberpihakan Negara pada Pekerja
- Cepi R Fadiana: Perkim Cianjur Dirikan Bangunan Hunian Layak: Rp1,8 Miliar untuk 63 Rumah Baru di 20
- Eri Rihandiar: Antisipasi Kemarau Panjang, Dinas PUTR Cianjur Benahi Irigasi dan Pola Tanam Adaptif
- Sinergi Pendidikan: STAI Al-Ittihad dan Pemerintah Cianjur Bangun Kolaborasi Strategis
- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
Hasil Kolaborasi Eksekutif dengan Pihak Legislatif Cianjur 5 Kali Raih WTP

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Cecep S Alamsyah.
Pinusnews.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur mengatakan, pada Rapat Paripurna disampaikan pula Nota Pengantar Pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023.
Kemudian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Cianjur 2023, yang sudah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Dari hasil pemeriksaan BPK terhadap LKPD tahun anggaran 2023 itulah Kabupaten Cianjur mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). dalam 5 tahun berturut-turut Cianjur selalu mendapatkan penilaian WTP dari BPK," kata Cecep S Alamsyah, usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Cianjur, Senin (1/7/2024).
Baca Lainnya :
- Sekda Herman Suryatman: Tanggulangi Bencana dengan Pendekatan Super Team
- Kepala Dinas Perkim Cianjur Dampingi Bupati Herman Suherman Monitoring Korban Dampak Gempa Bumi
- Eri Rihandiar: Banyak ASN Pensiun, Dinas PUTR Cianjur Minus Pegawai Fungsional dan Struktural
- Sejarah Konferensi Asia-Afrika, Peran Indonesia Hentikan Penjajahan
- Lolly Suhenty: Jangan Ragu Kalau Menemukan Pelanggaran Laporkan Ke Bawaslu
Selain itu, Sekda Cianjur juga menjelaskan, keberhasilan dalam meraih 5 kali WTP itu tentunya bukan hanya kinerja pihak eksekutif, tapi juga kolaborasi dan kontribusi fari DPRD Cianjur sebagai lembaga pengawasan.
"Kita akui pencapaian Kabupaten Cianjur meraih 5 kali WTP ini berkat kerjasama semua pihak tanpa ada kecuali dan berkontribusi dalam pengelolaannya.
Disamping itu, pada Rapat Paripurna dimaksud dibahas masalah Penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kini bukan lagi dalam bentuk uang tunai, melainkan dalam bentuk barang.
Perubahan tersebut sudah diusulkan Pemkab Cianjur dalam perubahan peraturan daerah tentang penyertaan modal bagi BUMD kepada legislatif.
Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Cecep S Alamsyah, selama ini pada Peraturan Daerah penyertaan modal dilaksanakan dalam bentuk uang.
"Padahal dalam ketentuan bisa juga dalam bentuk barang. Nah kita usulkan nanti diubah. Nota Raperda Perubahan tersebut sudah kami sampaikan kepada DPRD dalam Rapat Paripurna belum lama ini, semoga saja dapat disetujui," tutur Cecep S Alamsyah.
Cecep S Alamsyah menambahkan, ada tiga Raperda yang diusulkan pihak eksekutif kepada legislatif. Salah satunya Raperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.
"Itu (Raperda RPJPD) akan jadi pedoman untuk penyusunan RPJMD," imbuh Cecep S Alamsyah di Cianjur. (dens).











