- Bapperida Cianjur Gerakkan Reformasi Birokrasi 2026 Lewat Desk Verifikasi dan Monitoring
- Semangat Sportivitas, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Apresiasi HAORNAS 2026
- Menyambung Harapan: Kinerja Dinas PUTR Cianjur Wujudkan Jalan Padasuka–Cireundeu untuk Masyarakat
- BKAD Cianjur: Pakta Integritas Perkokoh Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
- Dari Apel Pagi ke Aksi Nyata: Disperkim Cianjur Tunjukkan Wajah Kemanusiaan
- DPMPTSP Cianjur Hadirkan Layanan Pendidikan, Percepat Izin Operasional Sekolah
- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
dr Yusman Faisal: Cegah DBD Jangan Hanya Andalkan Fogging, Warga Harus Aktif Bersihkan Lingkungan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur terus menggencarkan upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan melakukan fogging ke sejumlah rumah warga yang berada di wilayah rawan penyebaran penyakit tersebut.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinkes Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, fogging dilakukan sebagai langkah cepat untuk membasmi nyamuk aedes aegypti dewasa pembawa virus dengue. Namun, ia juga menekankan bahwa fogging bukan satu-satunya solusi dalam mencegah DBD.
“Selain pemberantasan sarang nyamuk dengan cara fogging, kami juga mensosialisasikan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M Plus,” ujar dr Yusman Faisal, di Cianjur, belum lama ini.
Baca Lainnya :
- Rustiman KPU Cianjur : 99 Persen Masyarakat Tahu 9 Desember Ada Apa?
- Perlu Perhatian Serius, Tebing Pasir Cilumping di Cibeber Rawan LongsorÂ
- Ikrar Bersama, Forkopimcam Mande Deklarasi Pilkada Aman Damai
- Kapolda Jabar Bersama Pangdam III/Siliwangi Berkunjung ke Cianjur, Ada Apa?
- Petugas Perekaman Disdukcapil Cianjur Terjun ke Kecamatan dan Desa
Program 3M Plus yang dimaksud terdiri dari Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat tempat penyimpanan air, dan Memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Adapun "Plus" mencakup tindakan pencegahan tambahan seperti menggunakan obat nyamuk, memasang kelambu, serta memelihara ikan pemakan jentik di kolam-kolam rumah.
dr Yusman Faisal juga mengimbau, masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan tidak hanya mengandalkan fogging.
“Keterlibatan warga dalam pemberantasan sarang nyamuk aedes aigepty sangat penting agar upaya pencegahan DBD ini berjalan optimal,” tambah Yusman.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan angka kasus DBD di Kabupaten Cianjur dapat ditekan, khususnya pada musim penghujan yang menjadi waktu rawan bagi penyebaran penyakit ini. (dens).











