- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Diskuperindagin Cianjur, Harga komoditi di 7 Pasar Tergolong Normal

Keterangan Gambar : Suasana lapakan di salah satu pasar di wilayah Kabupaten Cianjur.
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur, melalui Dinas Koperasi UMKM, Perdagangan dan Industri. Stok dan barang di 7 pasar Pemkab Cianjur, dipastikan aman.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Industri (Diskuperindagin), Kabupaten Cianjur, Euis Jamilah, mengatakan, hingga saat ini untuk ketersediaan stok dan pasokan barang ke beberapa pasar di Cianjur aman terkendali.
"Alhamdulillah, untuk pasokan dan stok barang ke beberapa pasar di Cianjur masih aman," kata Euis, Jumat 19 Juli 2024.
Baca Lainnya :
- Kadisdikpora Cianjur Jangan Tutup Mata, Ruangan Kelas Sudah Mau Ambruk Tetap Digunakan untuk Belajar
- Kejari Cianjur Tahan 3 Terduga Dalang Tindak Pidana Korupsi 3,1 Miliar di Bank Plat Merah
- IKP FEST 2024, Jawab Tantangan Era Digital, Kapabilitas Humas Pemerintahan di Jabar Ditingkatkan
- Bey: Satuan Pelaksana Konservasi Perairan Umum Daratan Wanayasa Kembangkan Jadi BLUD
- BKPSDM Award Jadikan Motivasi OPD di Cianjur Tingkatkan Kinerja
Euis mengatakan, memang ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan meski tidak signifikan.
"Ada komoditi yang mengalami kenaikan, seperti rawit domba dari sebelumnya kisaran Rp 45 ribu kini diangka Rp 60 ribu per kilo," katanya.
Menurutnya, secara global harga komoditi yang ada di pasar Pemkab Cianjur tergolong normal. (tim).











