- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
Dinkes Cianjur Percepat Urusan SHLS untuk Tingkatkan Keamanan Pangan Program MBG

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, I Made Setiawan.
Pinusnews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur terus berupaya meningkatkan keamanan pangan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan mendorong percepatan pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SHLS) bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Upaya ini bertujuan untuk memenuhi standar kebersihan ketat dan menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.
Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, I Made Setiawan, menjelaskan bahwa SHLS menjadi bukti terjaminnya lingkungan SPPG beserta kelayakan sumber daya pekerjanya.
"Sertifikat ini menunjukkan bahwa lingkungan dan orang yang melakukan pengolahan makanan telah memenuhi standar yang ditetapkan," kata Made pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Baca Lainnya :
- Pulihkan Ekosistem, Komunitas Mancing BMWC Tanam Ribuan Benih Ikan
- Satpol PP Cianjur Sambut Tahun Baru dengan Operasi Miras
- Awas Copet di Angkot Cianjur Makin Menggila
- Giat Operasi Yustisi di Kawasan Wisata Cibodas, Cianjur
- Cianjur Tingkatkan Disiplin Prokes
Saat ini, baru tiga SPPG yang telah mendapatkan SHLS, yaitu di Kecamatan Cibeber, Sukaluyu, dan Ciranjang. Sementara itu, sekitar 140 SPPG lainnya masih dalam proses pengurusan. Pemkab Cianjur terus mendorong SPPG lainnya untuk segera mengurus izin SHLS sesuai dengan instruksi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya SHLS sebagai syarat mutlak bagi setiap SPPG untuk memastikan kebersihan dan kualitas makanan. Dalam upaya meningkatkan keamanan pangan, pemerintah juga akan mengontrol secara ketat setiap tahapan penyediaan makanan, mulai dari pemilihan bahan hingga penyajian.
Pengurusan SHLS ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas makanan yang disajikan dalam program MBG. Dengan demikian, program ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Cianjur sendiri berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama dalam hal keamanan pangan. (dens).











