- DPRD Cianjur Gelar Rapat Paripurna: Jawaban Eksekutif atas Pandangan Umum Fraksi
- Hilman Saukani: BAZNAS dan Dekopinda Merajut Sinergi Zakat yang Menggerakkan Umat
- Ruhli Solehudin: Sekolah Rakyat Cianjur Masih Pending, Lahan 10 Hektare Jadi Kendala Utama
- Dari Abu Menuju Harapan: Aksi Cepat PMI Cianjur Lindungi Warga di Tengah Hujan Vulkanik
- Disdikpora Cianjur: Imbau Warga Sekolah dari Abu Vulkanik dengan Pembelajaran Daring
- Lewat SADA Jabar, Sekda Herman Dorong Kepala Desa Aktif Tingkatkan IPM
- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
Diduga Akibat Korsleting Listrik, SDN Cibaregbeg 1 Cibeber Habis Dilalap Api

Keterangan Gambar : Saat terjadinya kebakaran yang menimpa Sekolah Dasar Negeri Cibaregbeg 1 di Kampung Bunder, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Cianjur.
Pinusnews.id - Suasana mencekam menyelimuti Kampung Bunder, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Sabtu malam (6/9/2025).
Kobaran api melahap habis bangunan SDN Cibaregbeg 1, meninggalkan kepedihan mendalam bagi guru, siswa, dan warga sekitar.
Api diduga berasal dari korsleting listrik sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam sekejap, si jago merah menjalar cepat, membakar ruang demi ruang hingga tak tersisa. Perpustakaan, musala, dapur, dan toilet sekolah luluh lantak tinggal abu.
Baca Lainnya :
- Jelang Nataru, Ribuan Miras Bermerek Diamankan, Langsung Dimusnahkan
- Kurangi Beban Petani Dimasa Pandemi Covid-19, Fraksi Partai Gerindra Serahkan Bantuan Benih
- Inna lillahi, Empat Kadis Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia
- Akibat Cuaca Buruk Nelayan Jayanti Gagal Cari Ikan, Kini Tanam Jagung
- Pemdes Tanjungsari Sukaluyu Bagikan BLT
“Api cepat membesar karena material bangunan banyak yang mudah terbakar. Warga sudah berusaha dengan alat seadanya, tapi tak kuasa menahan ganasnya api,” tutur Ari Agus, anggota Retana Cibeber, dengan suara lirih, Minggu (7/9/2025).
Beruntung, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp736 juta, angka yang menjadi beban berat bagi pihak sekolah. Pemadam kebakaran baru berhasil menjinakkan api sekitar 30 menit setelah tiba di lokasi, dibantu warga dan relawan.
Upaya keras dilakukan agar api tidak merembet ke permukiman warga yang hanya berjarak beberapa meter dari sekolah. “Kalau sedikit terlambat, rumah-rumah warga pasti ikut terbakar,” tambah Ari.
Kini, SDN Cibaregbeg 1 hanya menyisakan puing-puing hitam. Kegiatan belajar mengajar dipastikan terganggu, sementara pihak sekolah masih menunggu langkah darurat dari Dinas Pendidikan Cianjur.
Meski penyebab awal mengarah pada korsleting listrik, aparat berwenang akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Yang pasti, bagi ratusan siswa, musibah ini bukan sekadar kehilangan bangunan, melainkan juga hilangnya ruang belajar, tempat berdoa, dan jejak kenangan masa kecil mereka. (tim dens).











