- BAZNAS Cianjur Ringankan Beban Korban Bencana di NTT
- Isfhan Anggota DPR RI ke Naringgul: Mengawal 5 Pilar HAM agar Nyata dirasakan Warga
- Berhasil Kawal Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jabar Terima Apresiasi dari Kemendagri
- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
Cianjur Rembuk Stunting Tahun 2024

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman dan Sekda Cianjur Cecep S Alamsyah.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur H. Herman Suherman membuka secara resmi kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2024 dengan tema “Melalui Intervensi Sfesifik dan Sensitif Menuju Generasi Emas Bebas Stunting” di Aula Vedca Cianjur, Selasa (30/7/2024).
Kegiatan rembuk stunting ini dilakukan secara serius oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur, dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan hasil survei Kesehatan Indonesia angka prevalensi stunting di Kabupaten Cianjur tahun 2023, mengalami penurunan menjadi 11,4% dari yang awalnya 13,6% pada tahun 2022.
Baca Lainnya :
- Rapat Paripurna, Jawaban Eksekutif Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Cianjur
- Satreskim Polres Cianjur Tangkap 2 Orang Tersangka Pengoplos Gas Elpiji
- Pemdaprov Jabar Komitmen Kelola Limbah B3 Ramah Lingkungan
- Festival Remaja Saleh Cianjur 2024, Juara 1 Putri dari Kadupandak, Juara 1 Putra dari Leles
- Puluhan Sekdes Solok Sumbar Studi Banding Pengelolaan Sampah ke Desa Sindanglaya Cipanas
Bupati Cianjur, H. Herman Suherman mengatakan, upaya pembinaan dan invertensi gizi yang dilakukan harus simultan dan berkesinambungan.
“Sehingga saya berharap zero new stunting di Kabupaten Cianjur bisa tercapai,” ujarnya.
Herman juga menuturkan, dalam upaya menuntaskan angka stunting ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tapi perlu kolaborasi semua elemen termasuk masyarakat.
“Tentunya kita harus perkuat koordinasi dan sinergi, setiap instansi baik pemerintah daerah, lembaga kesehatan maupun organisasi masyarakat, harus memastikan bahwa program-program yang dijalankan terintegritas dengan baik,” imbuhnya.
Hadir pada acara tersebut, Sekda Cianjur Cecep Alamsyah, Asda I Arief Purnawan, Perangkat Daerah, para Camat dan tamu undangan lainnya. (dens).











