- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
Satreskim Polres Cianjur Tangkap 2 Orang Tersangka Pengoplos Gas Elpiji

Keterangan Gambar : Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonky Dilatha, saat konferensi pers 2 orang tersangka pengoplos gas elpiji subsidi ke non subsidi.
Pinusnews.id - Satreskrim Polres Cianjur, berhasil menangkap dua orang tersangka pengoplos gas elpigi subsidi ke non subsidi, Selasa 30 Juli 2024.
Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonky Dilatha, mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan dua orang pelaku diduga pengoplos gas elpigi subsidi tiga kilogram, ke non subsidi (Bright Gas) ukuran 5,5 kilokgram dan 12 kilogram dan dijualnya dengan harga miring dari harga normal.
Yonky mengatakan, dua tersangka tersebut diantaranya berinisial F asal Kabupaten Sukabumi, dan inisial S yang merupakan asal Kabupaten Cianjur.
Baca Lainnya :
- Pemdaprov Jabar Komitmen Kelola Limbah B3 Ramah Lingkungan
- Festival Remaja Saleh Cianjur 2024, Juara 1 Putri dari Kadupandak, Juara 1 Putra dari Leles
- Puluhan Sekdes Solok Sumbar Studi Banding Pengelolaan Sampah ke Desa Sindanglaya Cipanas
- Jan Izaac Ferdinandus : RSUD Pagelaran Akan Menambah Poliklinik Rehabilitasi Medik
- Pesan Sekda Herman ke Pemda Kabupaten Kota di Jabar: Mari Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akun
"Modus pelaku sebelumnya melakuka pengumpulan tabung gas elpigi yang bersubsidi (3kg) dan selanjutnya di oplos ke tabung non subsidi (Bright Gas)," kata Yonky saat menggelar konferensi pers, Selasa 30 Juli 2024.
Menurut Yonky, dengan menggunakan alat sederhana seperti pipa yang sudah dimodifikasi dan es batu sehingga memudahkan pemindahan gas elpigi itu sendiri.
"Dari hasil pemeriksaan, ternyata ke dua pelaku sudah beroperasi dari bulan September 2022 hingga Juli 2024," katanya.
Dari hasil kejahatannya lanjut Yonky, kedua pelaku berhasil meraup keuntungan kurang lebih Rp840 juta.
Menurutnya, dari yang seharusnya isi gas non subsidi tersebut seberat 12 kilo namun oleh pelaku hanya diisi dikisaran 9 sampai dengan 10 kilo dan dijualnya seharga Rp140 ribu atau rata-rata mendapat keuntungan per tabung Rp68 ribu.
"Tersangka akan disanksi hukuman pidana 6 tahun penjara dan denda Rp 60 miliar rupiah," jelasnya. (tim).











